Bitung, Sulutreview.com- Setelah hampir 6 bulan proses Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Bitung dikerjakan. Akhirnya dalam waktu dekat ini, Rumah Sakit Pratama milik Pemerintah Kota Bitung akan segera dioperasikan.
Diperoleh informasi pada akhir bulan Maret mendatang, RSUD Pratama Bitung yang berada di Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa akan segera diresmikan.
Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bitung dr Pitter Lumingkewas M.Kes ketika dikonfirmasi wartawan Selasa (09/02/2022) membenarkannya. Ia mengatakan bahwa saat ini pembangunannya sudah selesai.
“Ya memang RSUD Pratama Bitung sudah selesai tinggal finishing sedikit. Dan jika tak ada aral melintang akhir Maret ini akan segera diresmikan,” kata mantan Direktur RSUD Manembo-nembo Bitung ini.
Ia menjelaskan, memang jalan belum dibangun. Kalau jalan sudah selesai kita akan pasang alkes dulu. hal ini sangat urgent mengingat hal ini wajib dilakukan uji coba sebelum dioperasikan. Tapi untuk peresmian direncanakan tanggal 30 Maret. Tanggal itu sengaja dipilih bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Pak Walikota dan Wakil Walikota,” paparnya.
Terpantau wartawan memang, di RSUD Pratama Bitung sudah selesai pengerjaanya.
“Iya, lihat sendiri kan, ini (pekerjaan) sudah selesai 100 persen,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) pembangunan rumah sakit tersebut, Christian Kuhmeyer, Selasa (08/02) kemarin di lokasi proyek di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa.
Christian menjelaskan pembangunan dimaksud baru selesai beberapa hari lalu. Ia mengakui ada keterlambatan pengerjaan oleh pihak rekanan.
Kendati demikian, kondisi itu tidak jadi masalah sepanjang aturan main yang berlaku sudah dipenuhi.
“Lagipula dalam pelaksanaan pembangunan kita didampingi Kejari Bitung. Jadi apa yang menjadi ketentuan kita penuhi semua agar tidak ada masalah di kemudian hari,” ucapnya.
Bangunan yang akan dijadikan rumah sakit sudah berdiri megah menghadap ke Selat Lembeh. Dengan konstruksi dua lantai dan berdiri di atas bukit, pemandangan dari RSUD Pratama memang cukup memanjakan mata.
Meski demikian, bangunan dimaksud masih dalam keadaan kosong-melompong. Belum ada satupun peralatan medis yang terlihat mengisi setiap ruangan. Hal itu dikarenakan akses jalan masuk ke RSUD Pratama masih dalam pengerjaan.
“Kalau jalan sudah jadi alkes (alat kesehatan,red) sudah kita bawa ke sini. Semua sudah ada dan tinggal dipasang. Tapi untuk jalan ini di luar tanggung jawab kita. Itu proyek lain, itu urusan Dinas PUPR,” terang Christian didampingi dr Windra Harlianto anak dari dr Murni ini.(zet)













