Tim Musyawarah Sepakat Turun Langsung ke Lokasi yang Menjadi Masalah di Manembo-nembo

Bitung, Sulutreview.com- Percepatan Pemerintahan Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE (Maurits-Hengky), untuk menjawab setiap aspirasi warga, dalam hal keluhan yang ada disetiap wilayah di Kota Bitung nampaknya sangat nyata benar adanya.

Buktinya, pada program musyawarah sepakat yang dilakukan secara live via media sosial yang digagas, oleh pihak Pemkot Bitung, setiap bulanya nampaknya tidak hanya berhenti disitu saja.

Akan tetapi, tindakan untuk melihat langsung akan keluhan warga tersebut juga dilakukan secara nyata dengan terjun langsung dilokasi yang menjadi permasalahan.

Hal ini, dibuktikan di saat tim musyawarah sepakat turun di wilayah Kelurahan Manembo-nembo tepatnya di Perumahan Bumi Permata Hijau, untuk menyikapi adanya keluhan warga, soal dugaan pencemaran udara melalui drainase yang memunculkan bau menyengat pada Selasa (05/01/2021)

Diduga, bau busuk yang menyengat ini dari pembuangan sisa-sisa makanan dari MM Kuliner yang berada di sekitar lokasi Perumahan Bumi Permata Hijau.

Terpantau, tim musyawarah sepakat ini dipimpin langsung oleh Michael Tatontos dan Yeske Lumakeki yang langsung untuk mewawancarai warga dan melihat langsung permasalahan yang terjadi.

Selain mendengar dan melihat langsung, pihak Tim musyawarah sepakat pun, mempertemukan warga dan pengelola kuliner MM untuk bisa mendapatkan solusi konkrit untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Bapak Boy Gumansalangi selaku warga Perumahan Bumi Permata Hijau mengharapkan agar bau melalui drainase ini secepatnya diatasi.

Sementara Ibu Makagginge mengrapkan agar pihak pengelola Kuliner MM untuk dapat menyediakan septick tank sebagai sumur resapan agar air sisa-sisa makanan tidak lagi mengaliri drainase di dalam Perumahan.

Pihak Pengelola MM Kuliner melalui Bapak Herman pun sangat merespons positif dan berjanji dihadapan Lurah Manembo-nembo Valent Tangkudung bahwa pihaknya secepatnya akan berupaya untuk membuat septick tank didalam area Kuliner MM.

Michael Tatontos yang juga sebagai anggota Tim Percepatan Pemkot Bitung mengatakan bahwa memang setiap case yang ada didalam musyawarah sepakat dengan Bapak Wali Kota wajib untuk diselesaikan secara nyata dalam memberantas ketidakpastian.

“Untuk saat ini ada 2 wilayah yang kami turun yaitu yang pertama di Kelurahan Manembo-nembo dan kedua di wilayah Madidir. Respons masyarakat dan pengelola MM kuliner bagus. Sehingga dalam pengambilan video pada sesi wawancara berjalan aman dan lancar,” tukasnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *