Menteri Perikanan Trenggono: Kapal Langgar Aturan Tidak Lagi Ditenggelamkan

IMG-20210818-WA0009

Menteri Perikanan Wahyu Sakti Trenggono saat Jumpa Pers

Bitung, Sulutreview.com– Untuk yang kedua kalinya. Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Bapak Wahyu Sakti Trenggono mendatangi Kota Cakalang Bitung Sulawesi Utara (Sulut).

Bacaan Lainnya

Setelah sebelumnya mendatangi Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung dan Kantor PSDKP dan sejumlah instansi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kali ini. Menteri Wahyu Sakti Trenggono melakukan kunjungan secara khusus di Kota Bitung pada Senin (23/11/2021) untuk memimpin Apel Siaga Direktorat Jendral PSDKP dengan Tema Menjaga Laut Ekonomi Biru, Laut Sehat dan Indonesia Sejahtera di Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung.

Yang menarik pada sesi jumpa Pers yang didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM serta Kapolda Sulut. Banyak pertanyaan yang dijawab Menteri seputar perkembangan dunia Perikanan. Salah satunya terkait apakah penenggelaman kapal yang melanggar illegal fishing masih terus berlangsung atau tidak.

Selain itu, terkait masih banyaknya Kapal Asing yang terparkir di Selat Lembeh yang sudah tak bisa melaut karena terganjal aturan. Apakah bisa ada solusi?

Hal ini pun, langsung dijawab oleh Menteri Perikanan Wahyu Sakti Trenggono. Menurutnya untuk masa kepemimpinanya sudah tidak ada lagi penenggelaman kapal. “Namun tetap akan diproses sesuai aturan hukum,” tandasnya.

“Terkait mengenai solusi akan masih banyaknya Kapal Perikanan Asing yang tidak bisa melaut karena terganjal aturan khususnya di Kota Bitung. Untuk di era saya. Hal itu akan kami berikan solusi yang nantinya bisa di diberdayakan oleh nelayan pengusaha lokal namun akan dikaji dengan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah setempat,” pungkasnya.(zet)

banner 300x250