DPRD Sulut Paripurna Nota Kesepakatan KUA dan PPAS 2022

Paripurna DPRD Sulut agendakan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2022. Foto : istimewa
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2022.

Rapat yang dimulai tepat pukul 13.45 Wita, digelar dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes), yaitu membatasi jumlah yang hadir, memakai masker dan menjaga jarak. Selasa (19/10/2021)

Ketua DPRD Sulut Fransiskus A. Silangen, Sp.B, KBD yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay dan Billy Lombok membuka rapat paripurna dengan doa.

Sesuai pasal 104 ayat 1 huruf c, Peraturan DPRD Provinsi Sulut Nomor 2 Tahun 2019 tentang tata tertib DPRD mengamanatkan antara lain bahwa rapat paripurna memenuhi forum apabila dihadiri paling sedikit setengah dari jumlah kuota DPRD untuk rapat paripurna selain menetapkan perda.

Dari 45 anggota DPRD telah hadir 25 anggota secara fisik dan 20 anggota DPRD mengikuti rapat KUA PPAS T.A 2022 secara virtual, dengan demikian rapat paripurna telah memenuhi forum sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan tata tertib DPRD Provinsi Sulut.

Silangen dalam sambutannya mengatakan di tengah geliat pembangunan daerah di Sulut dari berbagai bidang, bidang olahraga pun menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ketika berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua, dimana Sulut dalam perhelatan akbar tersebut mencatatkan prestasi yang mengangkat dan mengharumkan nama Sulut di tingkat nasional, dimana atlet-atlet Sulut mempersembahkan 4 medali emas, 6 medali perak dan 11 medali perunggu.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kami pada generasi emas peraih medali emas, peraih medali perak dan peraih medali perunggu dalam berbagai cabang olahraga (cabor) dan juga kepada semua atlet yang menampilkan prestasi terbaiknya pada event olahraga akbar nasional di Papua,” kata Silangen.

Tentunya prestasi-prestasi ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey selaku pembina olahraga Sulut dan juga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Wakil Gubernur Sulut Steven O. E Kandou yang penuh komitmen dan dedikasi mempersiapkan serta membentuk mentalitas para atlet untuk siap berkompetisi dalam perhelatan olahraga nasional maupun internasional nantinya.

Prestasi ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk meningkatkan semangat berolahraga serta turut berjuang bersama mengharumkan nama Sulut melalui prestasi di bidang olahraga.

Silangen berharap melalui pemerintah Provinsi Sulut agar para atlet yang sudah meraih prestasi ini dapat diberikan apresiasi dan penghargaan atas perjuangan dan kerja keras mereka sehingga prestasi-prestasi ini akan dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Di sisi lain, berdasarkan hasil rapat badan anggaran DPRD bersama tim anggaran pemerintah daerah Provinsi Sulut, antara lain disepakati bahwa untuk pendapatan pada APBD T.A 2022 mengalami perubahan, semula pada rancangan awal sebesar Rp 4.072.073.317.72 berkurang sebesar Rp 88.157.349.50 sehingga menjadi Rp 3.983.915.968.22.

Kedua, total tahun belanja mengalami perubahan sebesar Rp 3.871.355.258.819 dan berkurang sebesar Rp 78.157.349,50 sehingga menjadi Rp 3.793.197.909.769.

Ketiga, penerimaan pembiayaan tidak mengalami perubahan yaitu sebesar 35 milyar.

Pengeluaran pembiayaan mengalami perubahan semula sebesar 50 milyar dan berkurang 10 milyar sehingga menjadi 40 milyar.

Keempat, penyesuaian terhadap alokasi anggaran belanja internet pada setiap perangkat daerah yang akan dipusatkan penganggarannya pada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan statistik (Diskominfo).

Kelima, adanya penambahan sub kegiatan baru yang sebelumnya tidak tercantum pada RKPD tahun 2022 pada beberapa perangkat daerah yang akan dituangkan dalam lampiran berita acara penambahan sub kegiatan dan kesepakatan-kesepakatan lain sebagaimana hasil rapat pembahasan KUS PPAS APBD Sulut TA 2022.

Di sisi lain Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan bahwa pelaksanakan penandatanganan nota kesepakatan terhadap KUA PPAS T.A 2022 telah disinkronkan dengan kebijakan nasional mulai dari skala prioritas pembangunan tahapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun yang tertata di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2020-2024.

“Arah Kebijakan pembangunan daerah di tahun 2022 adalah mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui reformasi sosial, ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur,” ujar Olly Dondokambey.

Alokasi anggaran pada program dan kegiatan perangkat daerah juga masih tetap akan difokuskan pada kegiatan pemulihan kondisi daerah serta peningkatan perekonomian daerah. Aktualisasi dari berbagai program dan kegiatan di tahun 2022 nanti diharapkan mampu mewujudkan beberapa proyeksi makro di Provinsi Sulut, antara lain Perekonomian daerah tumbuh 4,5%-5,5% , Kemiskinan turun dari angka 7,5%, tingkat pengangguran terbuka pada angka 6,6%, Indeks pembangunan manusia naik dari 1 menjadi 73.

“Prioritas-prioritas pembangunan khususnya dalam upaya mencapai target kebijkan makro daerah menjadi tanggungjawab kita bersama sehingga kita harus mengupayakan secara bersama-sama,” ungkap Olly.

Turut hadir padavrapat paripurna, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven O.E. Kandou, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen, Sekretaris DPRD Provinsi Sulut Glady Kawatu.

Rapat ditutup dengan doa yang dipimpin oleh ketua DPRD Sulut, Fransiskus A. Silangen Sp.B KBD.(Advetorial DPRD Provinsi Sulut)

banner 300x250