Waduh!! Mawar Sebut Untuk Tarif Kencan Online di Bitung Capai 1 Juta 2 Jam

Ilustrasi
IMG-20210818-WA0009

Bitung, Sulutreview.com– Kendati sangat terselubung, nampaknya bisnis sex prostitusi online di Kota Digital Bitung, masih saja terjadi.

Meski harganya fantastis, tak bisa dipungkiri bisnis laknat, julukan bagi lelaki hidung belang dan perempuan kupu kupu malam, tetap saja laris manis dipasaran Kota Cakalang.

Yang terbaru, untuk booking sex online, melalui aplikasi michat di Kota Bitung, nampaknya bervariasi. Bahkan dari beberapa pengakuan, ada yang mencapai 1 juta hanya berdurasi 2 jam saja, sadisss.

Hal ini terungkap, dalam pengungkapan pencurian yang diberantas oleh pihak Polres Bitung melalui Polsek Aertembaga belum lama ini, yaitu pada tanggal 5 Oktober tahun 2021.

Menariknya, kasus pencurian tersebut ternyata dilatarbelakangi dengan adanya pesanan prostitusi online yang kebelet bercocok tanam/berhubungan badan dengan menggunakan fasilitas aplikasi di Ponsel Android Michat.

Wartawan pun, langsung menelusuri lebih dalam akan kasus ini, dengan mewawancarai salah satu tersangka perempuan sebut saja namanya Mawar (17) asal Kota Manado saat konfrensi Pers di Kantor Polsek Aertembaga Kamis (07/10/2021).

Dengan wajah agak sedikit murung, dengan dibalut masker putih diwajah Mawar, Ia mengakui bahwa pada tanggal 30 September ada seorang lelaki asal Riau berprofesi pelaut Anak Buah Kapal (ABK), memesanya melalui aplikasi Michat.

Bahkan, saat ditanya berapa harga bookingan, Mawar menjawab, “untuk saya durasi waktu 2 jam 1 juta rupiah,” katanya.

Hal ini pun, langsung membuat sejumlah awak media yang mewawancarainya kaget bukan kepalang. “Waduh mahal ya 1 juta hanya 2 jam,” kata salah satu wartawan sambil tersenyum.

Ditanya sudah berapa lama, menjalani bisnis prostitusi online ini. Menurut Mawar sudah 5 bulan. “Saya hanya lulusan SMK,” ujarnya.

Diketahui, kasus prostitusi online dengan harga fantastis ini, menguap saat pihak Polsek Aertembaga menerima laporan adanya kasus pencurian di Hotel Nalendra Bitung.

Kasus ini berawal, saat korban Dody Novrian (27) yang berprofesi sebagai pelaut, pada hari Kamis (30/09/2021), menghubungi tersangka salah seorang perempuan AM, melalui aplikasi michat kemudian ditanggapi dan diiyakan oleh AM untuk bertemu di Hotel Nalendra.

Benar saja, tak lama saling kontak, tiba-tiba pukul 07:15 korban dengan membawa sepeda motornya jenis Vario Techno DB 3018 AN datang, di Hotel Nalendra dan bertemu dengan Mawar serta langsung deal untuk bercocok tanam layaknya berhubungan suami istri untuk short time di hotel tersebut.

Setelah keduanya bercocok tanam, korban Doddy tertidur pulas. melihat korban tertidur AM (mawar) langsung melancarkan aksinya dengan menggasak barang-barang korban seperti dompet, handphone serta kunci motor. Aksi licik AM ini ternyata, tak hanya sendiri melainkan Ia memanggil temanya April yang sudah menunggu diluar kamar dan temanya masuk.

Seketika keduanya keluar, sambil membawa barang bawaan korban dan diluar Hotel ternyata sudah ditunggu, oleh pacar Mawar yaitu Andre dan RMW alias Rocky yang telah dihubungi oleh AM dan April dan kemudian motor korban dibawa oleh Rocky dan pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tak terima barang korban dicuri, kemudian kasus tersebut, dilaporkan ke Kantor Polsek Aertembaga pada esoknya 1 Oktober.

Menerima laporan tersebut, pihak Sat Reskrim Polsek Aertembaga bekerjasama dengan Tim Maleo Polda Sulut langsung bergerak cepat melakukan pencarian kepada 4 tersangka.

Alhasil pada 05 Oktober 2021 satu persatu keempat tersangka langsung diamankan.(zet)

banner 300x250