Pencurian dibalut Pesanan Sex Online Diberantas Polres Bitung

Polres Bitung sigap tindaki berbagai penyakit sosial di masyarakat. Foto : Ferdinand Gioh
IMG-20210818-WA0009

Bitung, Sulutreview.com– Pihak Polres Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut), kembali lagi, membongkar kasus prostitusi sex online lewat aplikasi michat.

Menariknya, kasus bisnis prostitusi online ini terbongkar, bersamaan dengan kasus pencurian yang terjadi pada 30 September 2021 di salah satu Hotel di wilayah Kecamatan Aertembaga.

Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S.Irawan SIK MM melalui Kapolsek Aertembaga Iptu Gian Wiatma Jonimandala STK SIK ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan Kamis (07/10/2021) membenarkan adanya penangkapan pencurian kepada empat tersangka masing-masing bernama RMW alias Rocky (19), AAL alias April (17), AM alias Bela (17) dan AT alias Andre (22).

Kasus ini berawal, saat korban Dody Novrian (27) yang berprofesi sebagai pelaut, pada hari Kamis (30/09/2021), menghubungi tersangka AM, melalui aplikasi michat kemudian ditanggapi dan diiyakan oleh AM untuk bertemu di Hotel Nalendra.

Benar saja, tak lama saling kontak, tiba-tiba pukul 07:15 korban dengan membawa sepeda motornya jenis Vario Techno DB 3018 AN datang, di Hotel Nalendra Doddy bertemu dengan korban serta langsung deal untuk bercocok tanam layaknya berhubungan suami istri untuk short time di hotel tersebut.

Setelah keduanya bercocok tanam, korban Doddy tertidur pulas. melihat korban tertidur AM alias Bela langsung melancarkan aksinya dengan menggasak barang-barang korban seperti dompet, handphone serta kunci motor.

Aksi licik Bela ini ternyata, tak hanya sendiri. Melainkan Ia memanggil temanya April yang sudah menunggu diluar kamar dan temanya masuk. Seketika keduanya keluar, sambil membawa barang bawaan korban dan diluar Hotel ternyata sudah ditunggu, oleh pacar AM yaitu Andre dan RMW alias Rocky yang telah dihubungi oleh AM dan April dan kemudian motor korban dibawa oleh Rocky dan pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tak terima barang korban dicuri, kemudian kasus tersebut dilaporkan ke Kantor Polsek Aertembaga pada esoknya 1 Oktober.

Menerima laporan tersebut, pihak Sat Reskrim Polsek Aertembaga bekerjasama dengan Tim Maleo Polda Sulut serta Tim Tarsius Persisi Polres Bitung langsung bergerak cepat melakukan pencarian kepada 4 tersangka.

Alhasil pada 05 Oktober 2021 satu persatu keempat tersangka langsung diamankan yang tak berkutik saat ditangkap.

Kapolsek mengatakan, bahwa modus yang dilakukan keempat tersangka ini. Yaitu diduga karena ada niat dan kesempatan. Dimana tersangka memanfaatkan, disaat pasangan mereka melakukan booking online, melalui aplikasi michat dan saat ada yang memesan, mereka menunggu korban lengah, lalu menggasak semua barang berharga milik korban.

“Pasal yang dilanggar 363 ayat (1) ke-4 sub pasal 362 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara 7 tahun penjara,” pungkasnya.(zet)

banner 300x250