I Komang Sudana Ingatkan Warga Pentingnya Menjaga Air Sungai

IMG-20210818-WA0009

Bitung, Sulutreview.com- Ada hal menarik yang disampaikan oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi Utara (Sulut) I, Ir I Komang Sudana bahwa terkadang masyarakat secara umum, seringkali lupa bahwa dalam penggunaan alam seperti sungai jangan hanya menjadi pengguna saja. Akan tetapi setidaknya masing-masing kita dapat bertanggungjawab dalam hal menjaga kelestarianya.

Hal ini disampaikan Sudana pada kehadiranya di pembukaan Festival Kuala Girian (FKG) yang dilaksanakan di bantaran sungai di Kelurahan Manembo-nembo pada Kamis (30/09/2021) di Kecamatan Matuari.

Ia menyatakan air sebagai sumber kehidupan, air mempunyai fungsi strategis baik untuk rumah tangga, industri, maupun pertanian, sehingga kuantitas dan kualitas air perlu dijaga.

Komang menambahkan bahwa sangat perlu melakukan kampanye dari pintu ke pintu untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya air atau daya rusak air akibat kerusakan lingkungan,” kata I Komang.

Menurutnya, jika lingkungan dan air tidak dirawat dengan baik, bisa menjadi “musuh” tetapi kalau dirawat dengan baik akan menjadi “kawan”.

“Perilaku kita terhadap air dan lingkungan akan beresonansi dengan perlakuan air dan lingkungan terhadap kita,” katanya.

Apabila terus terjadi penebangan liar dan kerusakan lingkungan, lanjut dia, maka akan terjadi kekeringan dan banjir.

Sehingga kata dia, upaya menjaga ketahanan air ini harus dilaksanakan oleh semua pihak, antara lain melalui kegiatan aksi pembersihan sungai/danau, pembersihan sampah, susur sungai, penanaman pohon, pembuatan lubang biopori dan lain-lain.

Dirinyapun berharap dengan kegiatan Festival Kuala Girian dapat terbentuk pemahaman dan kesadaran dalam masyarakat bahwa mereka tidak hanya memiliki hak sebagai pengguna air, tetapi wajib bertanggung jawab untuk memberikan kontribusi dalam memelihara alam dan lingkungan yang merupakan sumber air.

“Saya mengucapkan apresiasi kepada penggagas kegiatan ini yaitu Sekolah Sungai Bitung dan Pemkot Bitung beserta jajarannya, panitia pelaksana kegiatan Festival Kuala Girian 3 yang telah bersama-sama dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I bekerja keras untuk mewujudkan acara,” katanya.

Ia pun berterimakasih kepada BPDS-HL Tondano, Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar Tatelu, Sekretariat Bersama Komunitas Peduli Air Sulut dan seluruh masyarakat serta semua pihak yang terlibat dalam melestarikan alam serta lingkungan guna menjaga kelestarian air di bumi nusantara.(zet)

banner 300x250