Lakalantas Maut di Pulau Lembeh, 2 Warga Meninggal Dunia

Kecelakaan tunggal di Pulau Lembeh, 2 warga yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia. Foto : istimewa, Polres Bitung
IMG-20210818-WA0009

Bitung, Sulutreview.com- Ini menjadi tanda awas bagi seluruh warga yang ada di Kota Bitung khususnya bagi pengendara sepeda motor, agar dapat ekstra hati-hati dalam mengendarai kendaraanya serta selalu memakai helm sesuai aturan yang berlaku.

Seperti halnya yang terjadi di Pulau Lembeh di Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu (19/09/2021). Dimana 2 warga yang mengendarai sepeda motor, akhirnya meninggal dunia yang diduga kuat terjadi karena kecelakaan tunggal (kurang hati-hati) sehingga motor masuk jurang di wilayah jalan Kelurahan Batu Kota Kecamatan Lembeh Utara (Lembut).

Sebagaimana disampaikan oleh Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan SIK SH MH melalui Kapolsek Pulau Lembeh AKP Everhard Kawatu SH, bahwa telah terjadi kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 14:50 WITA. Atas terjadinya kecelakaan maut ini, membuat 2 korban bernama Munir Malikun dan Mychelle Fricillia Mirah yang menggunakan kendaraan jenis motor Yamaha Vision dengan nomor polisi 2345 CR meninggal dunia.

Kapolsek mengatakan bahwa kedua korban berboncengan, menggunakan sepeda motor tersebut dari arah Kelurahan Gunungwoka menuju Kelurahan Batukota dimana jalan tersebut menurun dan bertikungan sehingga yang mengendarai sepeda motor tersebut kemungkinan hilang kendali.

Sehingga kendaraan yang di kendarai oleh kedua korban keluar dari jalan aspal dan masuk ke dalam pasong yang berbatuan besar, sehingga kedua korban terbentur pada batu yang ada di dalam pasong tersebut, mengakibatkan bagian kepala dari kedua korban mengalami benturan pada batu yang menyebabkan perempuan bernama Mychelle Fricilia Mirah Meninggal dunia di tempat sedangkan korban lelaki masih bernafas.

Kemudian datang para saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan melihat kedua korban bersama dengan sepeda motornya berada di dalam pasong tersebut, namun salah satu korban sudah meninggal dunia, yakni korban perempuan. Sedangkan korban lelaki, masih hidup sehingga para saksi mengevakuasi kedua korban dari dalam pasong tersebut dan di muat kedalam mobil Pick up milik warga setempat, untuk di bawah ke Rs di kota Bitung, namun di perjalanan dari TKP menuju dermaga Kelurahan Papusungan dimana korban lelaki tersebut meninggal dunia.

Selain itu dari keterangan sejumlah saksi lainnya mengatakan bahwa saat kejadian naas tersebut, pihaknya mengevakuasi kedua korban, dari dalam pasong tersebut dan dibawa keatas jalan dan dimuat kedalam mobil Pick Up untuk di bawah kerumah sakit yang berada di kota Bitung.

Namun sayang saat di perjalanan dari TKP menuju dermaga Kelurahan Papusungan korban lelaki meninggal dunia. Selanjutnya kedua korban di muat di atas perahu taxi dan di bawah ke ruko pateten yang di jemput oleh piket laka Polres Bitung untuk di bawah ke RS terdekat.(zet)

banner 300x250