Komisi III DPRD Sulut Bahas Pengawasan Covid-19 Secara Daring

Pelaksanaan rapat dipimpin Berty Kapojos
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat, meski di tengah krisis pandemi Covid-19 yang melanda Sulut, khususnya Kota Manado dan Bitung yang berada pada zona merah.

Hal ini dibuktikan anggota Komisi III, yang menggelar rapat internal di ruang serbaguna kantor DPRD Sulut, Selasa (27/7/2021).

Bacaan Lainnya

Rapat dipimpin secara fisik oleh Ketua Komisi III Berty Kapojos serta dihadiri Wakil Ketua Komisi III Stella Runtuwene, Anggota Komisi Serly Tjanggulung, Ayub Ali dan Raski Mokodompit.

Rapat yang dilaksanakan secara virtual tersebut, dihadiri Ronald Sampel, Toni Supit dan Boy Tumiwa.

Usai rapat, Berty kapojos mengatakan bahwa dengan adanya Covid-19 ini memang pembatasan-pembatasan itu sesuai dengan himbauan pemerintah, di mana anggota DPRD yang hadir rapat tinggal 25% yang masuk kantor.

“Fungsi pengawasan tetap kita laksanakan, dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai yang utama. Itulah inti dari rapat internal komisi III tadi,” jelas Berty kepada wartawan.

Ada juga pembangunan-pembangunan lanjut BK, yang sedang dan sementara dikerjakan sekarang. Fungsi pengawasan tetap dijalankan.

“Apalagi sekarang kita akan memasuki APBD-Perubahan dan APBD induk tahun 2022. Tadi juga ada usul dari Pak Raski, di mana terjadi musibah tanah longsor di Bolmong tentunya musti ada perhatian dari perwakilan rakyat yang ada di Komisi III,” tutupnya.(lina)

banner 300x250