PPKM Mikro di Tomohon Berjalan Baik, Caroll Beri Apresiasi

Walikota Tomohon Caroll Senduk
IMG-20210818-WA0009

Tomohon, Sulutreview.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Tomohon, dinilai berjalan dengan baik. Hal itu didasarkan pada pantauan langsung ke sejumlah titik.

Walikota Tomohon Caroll Senduk memberikan apresiasi dan berharap, selama masa pandemi kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan tidak diabaikan.

Bacaan Lainnya

“Selama pemberlakuan atau penerapan PPKM Mikro di Kota Tomohon, berdasarkan pantauan bersama Forkopimda berjalan dengan baik,” kata Walikota Senin (13/7/2021).

Ia menyebut PPKM Mikro di Tomohon yang diberlakukan sejak 6 Juli 2021 hingga saat ini, masyarakat Kota Tomohon mematuhi surat edaran yang ada.

“Untuk itu, saya mengimbau kembali kepada masyarakat Kota Tomohon untuk tetap mengikuti semua prokes Covid-19 yang ada. Dan sesuai edaran yang kami berikan begitu juga surat edaran dari Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Kementerian. Karena ini demi kesehatan bersama. Jadi, diharapkan semua ikut menjaga kesehatan,” katanya.

Berikut 11 poin yang tertuang dalam surat edaran Walikota Tomohon :

1.Pelaku pejalanan luar negeri dan/atau dalam negeri wajib melakukan Test Swab PCR dan melakukan isolasi mandiri selama 5 (lima) hari, apabila dalam masa isolasi terdapat gejala panas, batuk, flu, diare dan lain-lain maka wajib melakukan Swab PCR.

2.Setiap pendatang yang masuk di Kota Tomohon wajib menunjukkan bukti hasil Swab dengan kadaluwarsa 2 (dua) hari.

3.Point 6 pada Maklumat Walikota Nomor : 138/WKT/V-2021 tentang Penegasan Pelaksanaan Pemberlakuan Protokol Kesehatan dalam Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 di Kota Tomohon yaitu Pelaksanakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dibatasi sampai dengan jam 22.00 Wita.

4.Untuk pelaku usaha, cafe, restoran, pertokoan dan sejenisnya berjalan seperti biasa dan dibatasi sampai dengan jam 22.00 wita.

5. Khusus kegiatan pertemuan suka dan duka dibatasi sampai dengan jam 20.00 wita.

6. Setiap pelaksanaan kegiatan pertemuan suka dan duka dibatasi jumlah kehadiran 20 – 25 orang dan konsumsi tetap dapat disediakan dengan wadah tertutup dalam bentuk makanan kotak.

7.Tamu dari luar Kota Tomohon yang menghadiri pertemuan suka dan duka wajib menunjukkan bukti hasil Test Antigen yang kadaluwarsa 2 (dua) hari.

8.Dihimbau kepada mayarakat untuk tidak menyebarkan berita hoaks terkait penyebaran kasus covid-19 melalui media sosial yang tidak bersumber dari Satgas Covid-19 Kota Tomohon.

9.Lurah wajib berkoordinasi dengan TNI/POLRI dalam rangka mengambil tindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

10.Dimintakan kepada masyarakat untuk mematuhi edaran inu serta aturan lainnya terkait dengan mitigasi bencana covid19.

11. Setiap kegiatan yang dilakukan wajib mengikuti Protokol Kesehatan.(srv)

banner 300x250