BNI dan BI Beri Penguatan Produk Kerajinan UMKM Sulut

0
312
Pemimpin BNI Wilayah 11 Manado, Koko Prawira Butar-Butar saat melakukan kunjungan di sejumlah pelaku UMKM

Manado, Sulutreview.com – Peningkatan dan pengembangan kualitas produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi perhatian pemerintah.

Hal itu menjadi penting agar produk UMKM semakin diminati dan mampu bersaing di pasar global. Demikian juga halnya dengan UMKM yang ada di Sulawesi Utara (Sulut).

Merespon hal itu, melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) merupakan bentuk program dukungan terhadap produk dalam negeri, UMKM, dan ekonomi nasional yang diresmikan oleh Presiden RI sejak tahun 2020.

Dengan program tersebut diharapkan dapat mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk lokal dan meningkatkan perekonomian domestik. Kementerian Perdagangan selaku Movement Manager bekerja sama dengan BNI dan BI ditunjuk untuk menyukseskan Gernas BBI di Sulut.

“Pada 2020, Gernas BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan UMKM Onboading ke platform ecommerce. Melanjutkan sukses Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), tahun ini 2021 BBI akan lebih fokus kembangkan potensi daerah. Ungkap Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia.

Sulawesi Utara (Sulut), sebagai daerah yang merupakan kawasan yang dikenal memiliki landscape indah serta keanekaragaman agama dan budaya serta didukung dengan pengembangan pariwisata, secara langsung akan berpengaruh terhadap pengembangan produk UMKM

“Sulawesi Utara merupakan daerah yang kaya dengan potensi alam. Hal tersebut juga diiringi toleransi yang tinggi sehingga membangun kerukunan antar individu dan membawa Provinsi Sulut yang menarik untuk dipromosikan dan dikunjungi. Untuk itu, sangatlah tepat jika produk UMKM dapat menjawab kebutuhan pasar,” ungkap Pemimpin BNI Wilayah 11 Manado, Koko Prawira Butar-Butar

Lebih lanjut, dalam rangka penguatan Artisanal Gernas BBI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah 11 Manado (Suluttenggomalut) bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) melakukan Kurasi Produk kerajinan pilihan misalnya makanan olahan, kerajinan, kain dan kopi pada 111 UMKM Sulut yang rencananya akan di laksanakan mulai Senin 24 Mei 2021 mendatang.

“Tahapan penguatan artisanal ini tujuannya meningkatkan kualitas dan pendampingan UMKM Sulut,” sebut Koko kembali.

Pada Aktivitas yang dilaksanakan nanti, akan dilakukan identifikasi produk unggulan, pendampingan usaha hingga kemitraan artisan dan melakukan upaya onboarding UMKM pada platform ecommerce untuk transaksi online.

“Kegiatan ini akan mendorong penciptaan nilai tambah produk UMKM sehingga dapat mengikuti tren pasar dalam dan luar negeri, serta mampu meningkatkan daya saing dan meraih peluang ekspor produk UMKM apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, transformasi UMKM untuk menjadi lebih digital menjadi sangat relevan,” tutup Koko dalam keterangan persnya.(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here