Mitra, SULUTREVIEW – Bantuan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI, melalui Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra). Diberikan kepada 7 (Tujuh) Kelompok Wanita Tani (KWT), sebagai penanganan ekonomi dampak pandemi Covid-19
Dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mitra Made Alit, pemberian bantuan tersebut merupakan program kegiatan yang diarahkan untuk membantu warga petani dalam mengembangkan usaha kelompok tani, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
“Bantuan pemerintah melalui program P2L, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan, serta menopang perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19,” ujar Made Alit, Senin (22/03/2021).
Lanjutnya, untuk kelompok penumbuhan, ada 5 kelompok. 2 KWT di Kecamatan Ratahan yakni di Desa Rasi dan di Lowu 2, 1 KWT di Desa Wioi Kecamatan Ratahan Timur, dan 1 KWT di Desa Makalu Selatan Kecamatan Pusomaen, dan 1 KWT di desa Ratatotok kecamatan Ratatotok.
“Untuk kelompok penumbuhan, masing-masing kelompok mendapatkan batuan sejumlah Rp.60Juta. Sementara untuk Kelompok pengembangan ada 2 kelompok yakni di Desa Tababo Selatan Kecamatan Belang dan Desa Lobu Kecamatan Touluaan. Masing-masing kelompok akan mendapatkan suntikan tambahan bantuan sejumlah Rp. 15Juta,” jelasnya
Ia menambahkan, untuk kelompok penumbuhan, sudah terealisasi untuk pembelian bibit sayur-sayuran dan alat-alat pertanian. Sementara untuk kelompok pengembangan akan diberikan dalam waktu dekat ini
“Setiap tahapan nanti akan dilaporkan, dan ada juga tim teknis yang menangani program bantuan tersebut. Saya harap ini dapat dilaksanakan sesuai prosedur dan dapat dioptimalkan sehingga tujuan akhir untuk tercukupinya kebutuhan pangan dalam keluarga khususnya sayur-sayuran dapat terpenuhi,” tandas Made Alit. (Jul)













