Amurang, Sulutreview.com – Jika tidak ada aral melintang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada 17 Februari 2021 mendatang, bakal memiliki bupati pilihan rakyat.
Pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Franky D Wongkar dan Petra Y Rembang, seperti yang direncanakan akan dilantik.
Sembari menunggu tahapan tersebut, Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP) tak tinggal diam. FPDIP berkomitmen akan mengawal semua program pemerintah. “FPDIP akan mengawal langkah pemerintahan pak bupati dan wakil bupati FDW dan PYR untuk Minsel menuju perubahan, itu komitmen utama,” ujar Stefanus Lumowa selaku Wakil Ketua DPRD Minsel utusan PDIP ini, Senin (08/02/2021).
Dikatakannya, apa yang menjadi program pemerintah kedepan akan benar-benar dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi perubahan Minsel.
Hal yang sama dikatakan Frangky Lelengboto. Menurutnya, banyak program yang sudah disusun dan akan diberikan kepada masyarakat. Dan semua program tersebut harus benar-benar sampai kepada masyarakat. “Jika lalu banyak dikuluhkan warga karena pembangunan tak yang diharapkan itu tidak sesuai harapan, maka di pemerintahan ini kami FPDIP akan kawal, sehingga program-program pemerintah tepat sasaran,” tutur Lelengboto.
Apalagi lanjutnya, banyak terjadi di lapangan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan tersusun di APBD namun sayangnya tidak sampai di sasaran. Hal-hal seperti inilah kata Lelengboto yang akan dirubah pada pemerintahan hang baru.
“Kita berusaha keinginan masyarakat akan terpenuhi. Yang bekong-bengkok akan diubah, apalagi dalam menataan pemerintahan,” tegasnya sambil berharap masyarakat bisa mendukung semua program pemerintah supaya bisa berjalan dengan baik.
Dalam menjalankan komitmen ini, baik Lumowa dan Lelengboto menjelaskan, FPDIP melakukan pertemuan bersama dengan Bupati Terpilih Franky D Wongkar di ruang kerjanya, kemarin.(srv)













