Manado, Sulutreview. com – Menyambut Hari Raya Natal 2020, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Manado mewujudkan kasih dengan berbagi kasih.
Hal itu sejalan dengan komitmen BNI yang tertuang dalam misi ke-4 BNI yaitu meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan komunitas.
Manajemen BNI Wilayah Manado menginisiasi kegiatan BNI Berbagi melalui Program Damai Natal Menyertai Indonesia.
Head of Region BNI Wilayah Manado Koko Prawira Butar-Butar, menyampaikan bahwa tujuan dari Program Damai Natal Menyertai Indonesia adalah menyambut Hari Raya Natal Tahun 2020, meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, dan meringankan beban masyarakat akibat dampak pademik COVID-19.

BNI Berbagi melalui Program Damai Natal Menyertai Indonesia digelar serentak sepanjang bulan Desember di seluruh Kantor Cabang Wilayah Manado (Sulut, Gorontalo, Sulteng dan Malut) aktivitas utamanya adalah pembagian paket pangan sebanyak 2.000 paket pangan berupa beras, minyak, gula, mie instan dan lainnya.
Bertempat di Sport Hall Rumah Dinas BNI Jl. Monginsisdi Manado, secara simbolis Head of Region BNI Wilayah Manado Koko Prawira Butar-Butar didampingi Ferry Sinaga selaku Pemimpin Jaringan dan Layanan BNI Wilayah Manado menyerahkan paket pangan kepada perwakilan dari kelompok lanjut usia, para pekerja jalanan, gereja setempat, panti asuhan dan panti werda di area Kota Manado dan sekitarnya.
“BNI berbagi dilaksanakan dalam suasana yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Aktivitas dibatasi adanya pandemi Covid-19, namun hal ini tidak menjadi halangan bagi BNI untuk membagi perhatian dan peduli kepada sesama yang membutuhkan. Melalui Program Damai Natal Menyertai Indonesia,” ungkap Koko, Selasa (22/12/2020).
BNI Berbagi, sambung Koko, hadir untuk memberi perhatian kepada saudara-saudara yang termarginalkan, dengan harapan dapat melewati seluruh keadaan ini dengan semangat.
“Harapan yang sama yaitu Indonesia yang lebih baik dan semoga BNI Berbagi dapat membantu meringankan beban Saudara kita di era pandemi kali ini,’ ungkap Koko.
Pelaksanaan kegiatan memperhatikan anjuran pemerintah tentang physical distancing dan menghindari adanya kerumunan massa dengan system drop parsial. Di mana setiap pegawai dan peserta penerima bantuan telah mengimplementasikan dan melakukan rangkaian program perlindungan preventif untuk menekan penyebaran Covid-19.
Disiplin menerapkan 3 M (menggunakan masker secara benar, mencuci tangan menggunakan sabun/hand sanitizer dan menjaga jarak).(hil)






