Berdayakan UMKM Sulutgo, Pertamina Kucur Bantuan Senilai Rp1,7 Miliar

0
76
Penyerahan simbolis bantuan tersebut diserahkan kepada 11 mitra binaan, yang dilakukan oleh Sales Area Manager Pertamina Sulawesi Utara dan Gorontalo, Fachrizal Imaduddin dan Sr. Spv Communication & Relations Pertamina MOR VII, Taufiq Kurniawan kepada Mitra Binaan UMKM Outlet LPG.

Manado, Sulutreview.com – Perhatian dan kepedulian PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi untuk mendorong penggunaan LPG tepat sasaran, Jdirealisasikan dengan menyalurkan
bantuan modal usaha berupa bantuan dana bergulir Program Kemitraan Pinky Movement senilai Rp1,7 Milyar.

Bantuan disalurkan kepada 37 mitra UMKM outlet LPG dan UMKM lainnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), di hotel Four Point Manado, Selasa (24/11/2020).

Penyerahan simbolis bantuan tersebut diserahkan kepada 11 mitra binaan, yang dilakukan oleh Sales Area Manager Pertamina Sulawesi Utara dan Gorontalo, Fachrizal Imaduddin dan Sr. Spv Communication & Relations Pertamina MOR VII, Taufik Kurniawan kepada Mitra Binaan UMKM Outlet LPG.

Unit Manager Comm, Rel, & CSR Pertamina MOR VII Laode Syarifuddin Mursali, menyebutkan, Pinky Movement merupakan salah satu program kemitraan Pertamina yang memberikan pinjaman modal usaha kepada UMKM outlet LPG.

Tujuannya untuk mengembangkan bisnisnya dengan menjual LPG non subsidi maupun UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG non subsidi.

“Sasaran program Pinky Movement diantaranya pangkalan LPG, usaha kuliner, peternakan, pertanian, jasa laundry dan lainnya yang ingin beralih menggunakan tabung Bright Gas dengan tujuan agar pelaku UMKM dan masyarakat dapat meningkat kapabilitasnya sehingga menggunakan LPG sesuai dengan status sosial masyarakat tersebut,” tukasnya sembari menambahkan penyaluran LPG 3kg bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Di wilayah Sulawesi, program Pinky Movement dilaksanakan oleh Pertamina Regional Sulawesi dengan total penyaluran hingga November 2020 ini sebesar Rp5,3 Milyar kepada 67 mitra binaan UMKM.

Menurut Vice President CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita
bahwa pembiayaan UMKM binaan juga akan mendapatkan pembinaan berupa pelatihan dan asistensi sertifikasi yang dibutuhkan. “Tujuan pembinaan agar pelaku UMKM tersebut dapat meningkatkan kompetensinya, bahkan mengembangkan bisnisnya dan naik kelas,” katanya.

Lebih lanjut Laode menjelaskan, Pertamina memberikan pola pendampingan, pembinaan, pelatihan yang terarah serta pemberian fasilitas promosi dan pengembangan pasar dalam ajang pameran yang merupakan salah satu cara dalam mendampingi mitra binaan Pertamina untuk tumbuh dan berkembang.

Program ini merupakan perwujudan konsep kepedulian Pertamina, di mana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dekat dengan bisnis Perusahaan dan memberikan value kepada banyak pemangku kepentingan. Kedekatan dengan bisnis Perusahaan yang dimaksud dalam hal ini adalah bisnis LPG non subsidi.

“Bagi pelaku UMKM yang berminat mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement dapat mengakses situs www.pertamina.com/id/program-kemitraan dan email ke pcc@pertamina.com atau bisa melalui call center kita 24 jam di 135,” tandasnya.

Salah satu mitra binaan yang menerima bantuan, Carolina Nonutu dengan memiliki usaha Warung Pojok di Paniki Manado, menyatakan syukur dan terima kasih atas program yang digulir PT Pertamina.

“Bantuan ini saya manfaatkan untuk menambah modal usaha, agar lebih berkembang. Terima kasih untuk atensi serta kepedulian PT Pertamina yang telah memberikan perhatian kepada pelaku UMKM,” katanya.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here