ASN Dilarang Ikut Kampanye

0
84
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan sosialisasi kelembagaan bersama dengan sejumlah insan media

Manado, Sulutreview.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan sosialisasi kelembagaan bersama dengan sejumlah insan media dalam pelaksanaan Pilkada serentak, di Hotel Aryaduta Kamis (5/11/2020).

Kegiatan ini untuk menjalin kerja sama antara Bawaslu dan insan pers dalam mengawal dan mengawasi setiap tahapan Pilkada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2020

Komisioner Bawaslu Sulut Divisi Pengawasan dan Hubal, Kenly Poluan,  menegaskan jika pihaknya siap mengawasi Pemilukada di Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami berharap kawan-kawan dari media dapat memberikan informasi, semisal ada ASN terlihat kampanye atau calon yang memakai fasilitas negara. Bahkan, jika ada indikasi money politik, silahkan lapor ke Bawaslu,” ujar Kenly Poluan.

Lanjut Poluan, bahwa Bawaslu mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan jika ada anggotanya yang tidak menerima laporan dari masyarakat.

Terkait dengan banyaknya keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN Pengamat politik yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangku, angkat bicara soal banyaknya keterlibatan ASN dan non ASN pada penyelenggaraan kampanye.

“Keterlibatan ASN dalam Pilkada hingga saat ini belum bisa ditangani dengan baik. Buruk nya lagi sampai saat ini belum ada sanksi tegas yang diberikan, malahan mereka dijanjikan jabatan,” beber Rangkuti.

Ray Rangkuti juga menjelaskan, risiko terhadap penyelenggara Pemilu jika masyarakat tidak dilibatkan

“Jika masyarakat tidak dilibatkan, maka Pemilu akan menimbulkan konflik kekerasan, serta hilangnya kepercayaan jika masyarakat tidak diikutsertakan, maka akan muncul antipati,” kata Rangkuti.(lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here