Fransiscus Silangen Sah Menduduki Kursi Ketua DPRD Provinsi Sulut

0
111
Fransiscus Andi Silangen

Manado, Sulutreview.com – Dr. Fransiscus Andi Silangen, SpB. KBD resmi menjabat sebagai ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggantikan Andrei Angouw untuk masa jabatan 2019-2024 di gedung paripurna DPRD Provinsi Sulut, Senin (26/10/2020).

Berdasarkan Undang-undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 328 ayat 4 dan 5 menyatakan pada ayat 4 ketua dan wakil ketua DPRD Provinsi diresmikan dengan keputusan menteri dalam negeri, ayat 5 pimpinan DPRD Provinsi sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah janji yang dipandu oleh ketua pengadilan tinggi.

Pengucapan sumpah janji ketua DPRD ini bukanlah semata-mata memenuhi atau melengkapi struktur kepemimpinan DPRD dalam satu periode tertentu melainkan sebagai bagian dalam perwujudan demokrasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diimplementasikan melalui lembaga legislatif dan memberikan suasana batin yang dalam sehingga akan lebih mempertegas tekad dan semangat kita dalam memikul amanat luhur dan cita-cita bangsa yakni terwujudnya masyarakat adil dan makmur, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan.

Pembacaan surat keputusan menteri dalam negeri Republik Indonesia tentang peresmian, pengangkatan ketua DPRD daerah provinsi Sulut disampaikan oleh asisten administrasi umum Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulut selaku pelaksana tugas sekretaris DPRD, Asiano Gammy Kawatu, SE, M.Si

Dalam surat keputusan menteri dalam negeri nomor 161.71-3806 tahun 2020 tentang peresmian, pemberhentian ketua DPRD daerah Provinsi Sulut menteri dalam negeri menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, :

1. Surat wakil ketua DPRD Provinsi Sulut nomor 160/DPRD/408/2020 tanggal 5 Oktober 2020, perihal penyampaian usul pemberhentian dan pengangkatan ketua DPRD Provinsi Sulut masa jabatan 2019-2014.

2. Surat penjabat sementara Gubernur Sulut nomor 100/20.8575/seker.roh.pemkopda tanggal 6 Oktober 2020 perihal usulan peresmian pemberhentian dan pengangkatan ketua DPRD Provinsi Sulut pengganti antar waktu sisa masa jabatan 2019-2024 memutuskan menetapkan keputusan menteri dalam negeri tentang peresmian pemberhentian ketua DPRD Provinsi Sulut, :

1. Meresmikan pemberhentian dengan hormat  Sdr. Andrei Angouw dari kedudukannya sebagai ketua dewan DPRD Provinsi Sulut masa jabatan tahun 2019-2024 terhitung sejak ditetapkan sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota manado pada pilkada serentak tahun 2020 disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjadi ketua dewan Provinsi Sulut.

2. Keputusan menteri ini mulai berlaku tanggal ditetapkan dan berlaku sudah terhitung sejak tanggal 23 September 2020 dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

SK ditetapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mohamad Tito Karnavian di Jakarta 23 Oktober 2020. Di mana
salinan keputusan menteri ini disampaikan kepada Presiden RI
dan Wakil Presiden RI.

Dalam surat keputusan menteri dalam negeri RI nomor 161.71-3808 tahun 2020 tentang peremsian pengangkatan ketua dewan DPRD Provinsi Sulut, menteri dalam negeri menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan :

1. Surat wakil ketua DPRD Provinsi Sulut nomor 160/DPRD/408/2020 tanggal 5 Oktober 2020 perihal penyampaian usul pemberhentian dan pengangkatan ketua DPRD Provinsi Sulut masa jabatan 2019-2024.

2. Surat Penjabat Sementara Gubernur Sulut  nomor 100/20.8575/seker.roh.pemkopda tanggal 6 Oktober 2020 perihal usulan peresmian, pemberhentian dan pengangkatan ketua DPRD Provinsi Sulut pengganti antar waktu sisa masa jabatan 2019-2024, memutuskan, menetapkan keputusan menteri dalam negeri tentang peresmian pengangkatan ketua dewan DPRD Provinsi Sulut.

3. Meresmikan pengangkatan Sdr. dr. Fransiskus Silangen Spesialis bedah, konsultan bedah disgestiv sebagai ketua DPRD Provinsi Sulut sisa masa jabatan tahun 2019-2024 terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah dan janji.

4. Pengucapan sumpah dan janji dilaksanakan paling lambat 60 hari sejak keputusan menteri ini diterima.

5. Keputusan menteri ini mulai berlaku pada tanggal pengucapan sumpah/janji dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ketua pengadilan tinggi Manado, Arif Supratman memandu pelantikan ketua DPRD Provinsi Sulut, Dr. Fransiscus Silangen dalam mengucapkan sumpah janji nya, selanjutnya pengukuhan oleh rohaniawan.

Kemudian acara pelantikan ini disertai dengan penyerahan tanda jabatan, penyerahan aset yang akan diserahkan oleh asisten administrasi umum selaku pelaksana tugas (plt) sekretaris DPD kepada ketua DPRD Provinsi Sulut, penyerahan bunga, dan penyerahan palu pimpinan DPRD.

Silangen yang telah sah menjadi ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam sambutannya mengucap syukur kepada Tuhan yang maha Esa

Silangen juga memberikan ayat dalam Alkitab Mazmur 127:1 yang berkata, “Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah sia-sia lah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan yang maha Esa dalam Nama Tuhan Yesus Kristus saya akan melanjutkan tugas ketua DPRD mulai hari ini. Kalau bukan Tuhan yang mengangkat saya maka sia-sialah semuanya.” Ucap Silangen

Bersyukur dan berterimakasih diberikan kepercayaan oleh  Tuhan Yesus Kristus di partai saya PDI-P yang telah merekomendasikan saya sebagai ketua DPRD Provinsi Sulut dan ditetapkan oleh menteri dalam negeri. Terima kasih juga untuk ketua umum Megawati Soekarno Putri dan seluruh jajaran dewan pimpinan pusat  PDIP, seluruh jajaran DPD PDIP Sulut, pengurus DPC dan anak ranting PDIP juga terima kasih kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan wakil Gubernur Sulut Steven O. E Kandou yang sementara menjalani cuti dalam rangka Pilkada gubernur dan wakil gubernur.

Menjadi ketua DPRD Provinsi Sulut adalah juga berarti menggenggam tanggung jawab yang lebih besar lagi apalagi kondisi masyarakat saat ini sedang mengalami cobaan dengan adanya pandemi Covid19 yang berdampak sangat luas di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

“Saya melihat posisi baru saya ini sebagai tanggung jawab sekaligus tantangan yang harus saya jalani  dan buktikan kepada masyarakat untuk bekerja secara optimal dan sebaik-baiknya sebagai ketua DPRD bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara, dimana hal ini juga yang menjadi tujuan perjuangan partai saya PDI-P,” jelas Silangen

Tugas utama saya dalam mengkoordinasikan dan memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekan saya anggota DPRD Provinsi Sulut dalam menjalankan tugas DPRD secara maksimal.

Silangen juga mengajak seluruh anggota dewan untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas kedewanan dimana akan membahas, memberikan solusi dan membuat kebijakan bersama-sama pemerintah.

“Ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral suluruh masyarakat Sulut yang telah memberikan mandat dan kepercayaan untuk kita yang berada di gedung milik rakyat ini,” tutup Silangen.

Turut hadir dalam acara pelantikan ketua dewan ini ketua TP PKK Sulut Ibu Tyas Fatoni, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, Dirut Bank SulutGo Jeffry A. M. Dendeng, Forkopimda, para tokoh agama dan para tokoh masyarakat.(lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here