Konbes XXIII GP Ansor, Cerminan Kerukunan di Sulut

0
188
Gubernur Sulut Olly Dondokambey turut hadir dalam Konferensi Besar (Konbes) XXIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor

Tateli, Sulutreview.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka langsung agenda nasional Konferensi Besar (Konbes) XXIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang digelar secara virtual di hotel Mercure, Minahasa, Jumat (18/09/20).

Melalui tema “Ansor Satu Barisan Menuju Kemandirian Organisasi” ini,¬†Presiden Jokowi mengapresiasi kiprah GP Ansor yang selama lebih dari setengah abad, terus berdiri kokoh memainkan peran sebagai simbol kebangsaan.

“GP Ansor telah terbukti menjadi perekat di tengah keragaman dan perbedaan. Bahkan kehadiran Banser GP Ansor telah ikut memberikan rasa aman bagi semua anak bangsa,” ungkapnya.

“Mencintai tanah air adalah sebagian dari iman. Warisan semangat para ulama inilah yang membuat GP Ansor selalu dibutuhkan kehadirannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw bersama Forkopimda Kapolda dan Ketua DPRD Provinsi dan yang mewakili Pangdam serta Ketua Pengurus Pusat KNPI beserta jajarannya, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutan Olly mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi Sulut dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara, berterima kasih kepada GP Ansor yang sudah memilih Sulut sebagai tempat penyelenggaraan Konbes. Alasan dipilihnya Kabupaten Minahasa adalah tempat Islam pertama kali masuk di Sulut.

“Hal ini sangat menggambarkan situasi kerukunan yang ada di Sulut yang sampai saat ini berjalan dengan baik. Salah satunya adalah berkat peran dari GP Ansor,” ujarnya.

Olly sangat mengapresiasi GP Ansor yang banyak membantu, bekerja sama dengan pemerintah dan salah satunya adalah memberikan bantuan dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas peran GP Ansor yang ikut menangani pandemi,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 18 sampai dengan 20 September 2020.

Peserta terdiri dari 150 orang yang mencakup dari pengurus pimpinan pusat dan utusan 34 pimpinan wilayah GP Ansor se-Indonesia.

“Konbes kali ini diselenggarakan untuk menetapkan kebijakan organisasi agar GP Ansor dapat terus berhikmat dan beradaptasi dengan kebiasaan baru di era digital. Selanjutnya, hasil dari Konbes ini akan dibawa ke Kongres GP Ansor,” sebutnya.

Dia juga mengungkapkan alasan dipilihnya Sulut sebagai tempat penyelenggaraan Konbes, karena Sulut merupakan miniatur Indonesia, di mana keberagaman, toleransi, saling menghargai perbedaan dan keyakinan begitu mewujud.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulut yang telah memberi dukungan penuh demi terselenggaranya acara tersebut,” tandasnya.

Diketahui acara ini sebenarnya dijadwalkan pada bulan Maret 2020, namun tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

“Namun ternyata pandemi telah membuka ruang percepatan inovasi dan teknologi sehingga konferensi besar bisa diselenggarakan dengan cara-cara yang baru yaitu virtual sehingga menjadi suatu kenormalan baru,” tandasnya.

Berlangsungnya acara ini, atas dukungan dan kerja sama Pemprov Sulut, Gubernur Olly dan GP Ansor.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Mars Ansor dan membawakan sholawat membuat acara menjadi hikmad, tenang dan syahdu.

Peserta yang hadir secara virtual,
Mensesneg dan Menag, Ketua MUI,
Ketua Umum GP Ansor, Wakil Ketua Umum GP Ansor, Sekjen GP Ansor, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bupati Minahasa, Wakil Bupati Minahasa, para sahabat pimpinan pusat GP Ansor, ketua serta pengurus pimpinan wilayah GP Ansor se-Indonesia.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here