Rekapitulasi DPS Menjadi Perhatian KPU dan Bawaslu

0
81
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara, Dr Herwyn Malonda

Manado, Sulutreview.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dengan catatan angka 1.828.285.

Meski demikian, masih ada poin penting yang wajib disikapi agar berbagai dinamika yang sempat mencuat kala pleno terbuka dapat dituntaskan.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara, Dr Herwyn Malonda menyampaikan beberapa catatan penting kepada KPU Provinsi terkait pada proses rekapitulasi DPS untuk kemudian ditindaklanjuti, Rabu (16/9/2020).

Rekapitulasi DPS menjadi perhatian yang harus diseriusi oleh KPU dan Bawaslu sebagai pihak penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulut.

“Kita tidak inginkan lagi ada persoalan, semua harus by name by address. Dalam artian, warga yang tidak terdata dimasukan bahkan potensi kehilangan hak pilih karena belum punya KTP elektronik. Pada rekap DPT semua itu harus clear.” tegas Malonda.

KPU harus berkoordinasi dengan semua jajarannya dan memastikan agar semua warga negara terdaftar.

Lanjut Malonda bahwa setelah penetapan DPS, ada yang namanya Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) sebelum memantapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dalam penyusunan DPT penyelenggara hanya bekerja mengeluarkan data pemilih yang meninggal dan memasukan nama-nama pemilih pemula seperti pensiunan TNI/Polri dan lainnya.

Diharapkan pada tahapan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak ada masalah krusial ditemui dan data pemilih yang ditetapkan harus memiliki tiga unsur, yaitu akurat, komprehensif dan mutakhir.

“Yang paling penting kerja sama KPU dan Bawaslu. Sebab jika kedua lembaga penyelanggara saling kooperatif maka komposisi DPT yang ditetapkan akan memuaskan.” tutup Malonda.(lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here