Konsumsi BBM Non Subsidi, APBD Sulut Surplus 2,8 Milyar

0
133
Foto : ilustrasi

Manado, Sulutreview.com – Konsumsi Bahan Bakar Khusus (BBK) di Sulawesi Utara (Sulut) meningkat 43% selama bulan Juni-Juli 2020.

Kondisi ini di luar ekspektasi, di mana pandemi Covid-19 membuat banyak kebiasaan dalam keseharian berubah. Mulai dari meningkatnya literasi, digitalisasi hingga pola konsumsi. Namun tak disangka, kebiasaan masyarakat Sulut menggunakan BBM  bersubsidi nampakmya ikut beralih juga ke BBM Non Subsidi atau BBK.

Yang sangat diuntungkan dengan perubahan ini, adalah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Bagaimana tidak, lebih dari 2,8 Milyar menambah Pendapatan Daerah melalui kontribusi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Surplus ini didapat dari perhitungan prosentase PBBKB untuk BBK adalah sebesar 7,5% / liter rupiah. Dibandingkan dengan BBM bersubsidi hanya 5% / liter rupiah.

Sales Area Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo, Fachrizal Imaduddin saat ditemui dalam acara Media Gathering Pertamina mengatakan hal ini sudah dilaporkan ke Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan mendapatkan apresiasi.

Untuk PBBKB bahan bakar subsidi statis menyumbang kontribusi  lebih dari 5 Milyar dari bulan-bulan sebelumnya. Sedangkan untuk Non Subsidi peningkatan dari rerata bulan Januari-Mei 6,5 Milyar meningkat 2,8 Milyar menjadi 9,3 Milyar rupiah selama Juni-Juli.

“Gubernur berkomitmen mendorong masyarakat untuk beralih ke BBK. Di saat daerah memerlukan tambahan dana untuk penanganan Covid-19, pemasukan dari PBBKB menjadi vital. Ini bagus untuk pembangunan Sulut ke depan.” tuturnya.

Unit Manager Comm & CSR Laode S Mursali saat di konfirmasi terpisah mengatakan total kontribusi PBBKB untuk wilayah Sulawesi selama Januari – Juli 2020 adalah sebesar  lebih dari 682 Miliar rupiah terbagi untuk 6 Provinsi. Sulawesi Selatan mendapat PBBKB 43 % dari itu, disusul Sulawesi Tengah 16% dan Sulawesi Utara 15 %.

“Kami mendorong masyarakat untuk beralih ke Bahan Bakar Non Subsidi, selain membuat mesin awet, tentunya masyarakat bisa lebih berkontribusi ke pembangunan daerah.” kata Laode.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here