Keuangan Syariah, Salah Satu Pilar Utama Pertumbuhan Ekonomi

0
56
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Arbonas Hutabarat

Manado, Sulutreview.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Arbonas Hutabarat menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir, industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia telah berkembang menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Indonesia dipandang oleh negara lain sebagai “raksasa tidur” dengan potensi dan peluang untuk menjadi pemeran utama dalam Media Briefing ekonomi global, terutama dalam bidang ekonomi dan keuangan digital.

Berbekal semangat tersebut, Bank Indonesia terus mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dengan berkontribusi nyata dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, salah
satunya melalui pengembangan cetak biru strategi ekonomi dan keuangan syariah yang dirumuskan dalam 3 pilar strategis utama, yaitu: (i) pemberdayaan dan penguatan ekonomi syariah melalui pengembangan rantai nilai halal; (ii) pendalaman pasar keuangan syariah untuk mendukung pembiayaan syariah; dan (iii) memperkuat penelitian dan pendidikan ekonomi dan keuangan syariah untuk meningkatkan literasi publik mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

“Tiga pilar ini lah yang mendasari digelarnya perhelatan skala internasional oleh Bank Indonesia, yakni Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF),” ungkap Arbonas dalam rangkaian kegiatan Road to Fesyar 2020 di Hotel Four Points, Kota Manado, pada Jumat (7/8/2020).

Sebagai festival ekonomi syariah terbesar di Indonesia, setiap tahunnya ISEF menggelar puluhan kegiatan berskala nasional dan internasional yang diikuti oleh puluhan negara sahabat baik sebagai peserta maupun partisipan, termasuk menghelat multi-konferensi ekonomi syariah internasional dengan berbagai negara.

“Di tahun ini, secara umum pagelaran ISEF akan dilaksanakan secara virtual dengan mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19 yang sedang melanda
seluruh negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Bekerjasama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujarnya.

Diketahui, ISEF di tahun 2020 mengusung tema: “Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth Through Promoting Halal Industries for Global Prosperity” (Pemberdayaan Bersama dalam Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Syariah dengan Mendukung Industri Halal untuk Kesejahteraan Global).

“Untuk tahun 2020, gelaran ISEF akan dirangkaikan dengan kegiatan Fesyar yang dilaksanakan di tiga wilayah dan waktu yang berbeda, yakni: (i) Fesyar Kawasan Timur Indonesia (Fesyar KTI) pada tanggal 18 – 28 Agustus 2020; (ii) Fesyar Sumatera pada tanggal 14 – 20 September 2020; dan (iii) Fesyar Jawa pada tanggal 5 – 10 Oktober 2020.

Di tahun ini, Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan kesempatan untuk dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Fesyar KTI, diantaranya adalah dengan mengirimkan perwakilan daerahnya untuk berkompetisi mengikuti rangkaian perlombaan yang dilaksanakan pada kegiatan Fesyar KTI.

Adapun perlombaan tersebut adalah Lomba Nasyid, Tari Kreasi Islam, Kaligrafi, dan Kreasi Busana Muslim Berbasis Tenun.

“Untuk menyaring talenta terbaik yang akan dikirimkan sebagai wakil dari Sulawesi Utara, kami telah melaksanakan kegiatan Road to Fesyar 2020 di Sulawesi Utara dengan agenda pertama adalah rangkaian seleksi untuk keempat lomba tersebut. Seleksi pertama dilakukan di 2 wilayah, yakni Kota Kotamobagu pada tanggal 23-24 Juli 2020, dan Kota Manado di tanggal 2-3 Agustus 2020. Dari seleksi tahap awal tersebut, dihasilkan para pemenang yang berhak melaju ke tahap seleksi final, yang diselenggarakan di Four Points, Kota Manado pada tanggal 4 Agustus 2020,” jelasnya.

Diketahui, pada seleksi final yang ketat dan kompetitif, kami telah memilih para pemenang dari masing-masing kategori lomba yang akan mewakili Sulawesi Utara dalam perhelatan Fesyar KTI 2020 pada akhir Bulan Agustus nanti.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia 2020 yang juga merupakan salah satu rangkaian ISEF di tahun 2020.

Sejak tahun 2014, Bank Indonesia telah menginisiasi perhelatan ekonomi syariah terbesar di Indonesia yang berskala internasional, yakni ISEF yang pada tahun tersebut diselenggarakan di Surabaya. Sejak itu, Bank Indonesia secara reguler menggelar perhelatan akbar ini setiap tahun dengan kualitas dan intensitas yang kian berkembang. Gelaran ISEF merupakan wujud semangat Bank Indonesia dalam
mendukung upaya pemerintah mengurangi kemiskinan melalui redistribusi pendapatan di seluruh Indonesia.(hil)

Berikut nama-nama Juara Fesyar KTI 2020
– Nasyid
Juara : 1. IAIN Manado;
2. MAN 1 Kotamobagu;
3. MAN Model Manado;
4. MTS N Kotamobagu
– Kesenian
Juara : 1. MAN 1 Kotamobagu;
2. MTS N Kotamobagu;
3. Sanggar tari Gendudel Assalam
4. AL Muhajirin Pro
– Kaligrafi
Juara : 1. Chintya Safrilla;
2. Fikriansyah Tj;
3. Moh. Hafit;
4. Jamaludin Hasan.
– Desain Kreasi Busana Muslim
Juara : 1. Nanda Aurallia
2. Yulia Songkaton
3. Alivia Hera Mamonto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here