Distribusi BBM dan LPG di Bolsel, Pertamina Gunakan Jalur Alternatif

0
205
Pertamina manfaatkan jalur laut untuk distribusikan BBM dan LPG

Bolsel, Sulutreview.com – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), telah menyebabkan berbagai fasilitas mengalami kerusakan, termasuk terputusnya sejumlah jembatan dan ruas jalan.

Tak pelak distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG yang disalurkan oleh Pertamina pun ikut terkendala.

Meski demikian, Pertamina tetap berupaya untuk mendistribusikan BBM dan LPG melalui optimalisasi jalur alternatif yang tersedia.

Sementara itu, distribusi BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.95709 yang ada di Molibagu Bolsel, diketahui tidak mengalami kendala.

Pasokan BBM ke SPBU tersebut, dilakukan dengan menggunakan Mobil Tangki (MT) berkapasitas 2 x 8 kilo liter (KL), melalui Integrated Terminal (IT) Bitung. Di mana rata-rata konsumsi BBM di Kabupaten Bolsel mencapai 16 KL/hari.

Diketahui, daerah yang mengalami kendaka pasokan LPG 3 kilogram (kg) ke Kabupaten Bolsel, akibat putusnya Jembatan Sinandaka, meliputi Kecamatan Posigadan dan sejumlah desa di Kecamatan Bolaang Uki. Di mana pasokan LPG 3 kg di dua daerah terisolir tersebut, didistribusikan dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Kota Kotamobagu, mencapai rata-rata konsumsi LPG 600 tabung/hari atau 1,8 metric ton (MT)/hari.

Diungkapkan Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, Laode Syarifuddin Mursali, bahwa pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak terkait, sehingga kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG tetap terpenuhi.

“Kami telah berkomunikasi dengan Bupati Bolsel, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), serta stakeholder lainnya agar distribusi BBM dan LPG dapat memenuhi kebutuhan warga yang terdampak baanjir,” ujarnya.

Hasil koordinasi tersebut, lanjut Laode, maka distribusi LPG untuk kecamatan yang terisolir disalurkan dengan memanfaatkan kapal yang dipinjamkan Bupati Bolsel.

“Atas pinjaman kapal dari Bupati Bolsel ini, maka distribusi LPG 3 kg sampai ke masyarakat,” lanjut Laode.

Saat ini, tepatnya selama masa pemulihan pasca bencana banjir bandang di Kabupaten Bolsel, Pertamina telah menyalurkan BBM sebanyak 16 KL/ hari dan 1.680 tabung LPG/hari. Harapannya dapat menjamin pasokan dan stabilitas harga di wilayah tersebut.

Laode mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik, Dalam artian tetap bijak dalam menggunakan LPG serta melaporkan jika ditemukan adanya penyalahgunaan konsumsi BBM dan LPG di lapangan.

“Ketika ada kendala, masyarakat dapat langsung melaporkan penyalahgunaan tersebut ke Call Center Pertamina 135,” tandasnya.(hil/advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here