Tondano, Sulutreview.com – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi dan Sekda, Frits Muntu SSos bersama para asisten, kepala SKPD dan perwakilan ASN dari setiap SKPD menggelar apel kerja di awal Agustus (03/08/2020).
Dalam apel yang dirangkaikan dengan ibadah oikumene tersebut juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman dengan BPJS Ketenagakerjaan Tondano dan penyerahan santunan kematian dari program Mapalus Pemkab Minahasa.
Bupati Royke Roring dalam sambutannya mengingatkan sejumlah hal penting kepada jajarannya. Dikatakan, Tahun 2020 ini ada sekitar Rp174 miliar dari APBD Minahasa yang menyusut karena Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil menurun ditambah dengan refocusing anggaran bagi penanganan Covid-19.
“Keadaan saat ini menghadapkan kita untuk harus menyesuaikan diri dengan berbagai kebiasaan baru, termasuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dalam beraktifitas sehari-hari. Aktivitas Perekonomian di kabupaten Minahasa juga mulai berjalan, dinas terkait harap terus mengawasi pasar, pertokoan, rumah makan yang mulai beroperasi,” katanya.
Sebagai Aparatur Sipil Negara dan THL haruslah peka terhadap situasi dan kondisi yang ada di masyarakat, apa yang dibutuhkan masyarakat serta terus sosialisasikan anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan guna memutus penyebaran Virus Covid-19. Termasuk sampaikan kepada masyarakat untuk jangan takut memeriksakan diri jika ada gejala suatu penyakit karena semakin cepat diketahui semakin cepat pula penanganannya.
Bupati juga menghimbau kepada seluruh OPD untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dilingkungan kantor masing-masing, dan memperhatikan administrasi yang ada untuk dipertanggungjawabkan.
“Bantuan-bantuan Pemerintah Kabupaten Minahasa terus diupayakan dan ditopang juga oleh Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Bapak Drs Steven OE Kandouw,” ujarnya.
Di tahun anggaran 2020 banyak hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi, menjadi perhatian kita juga yaitu aset-aset yang sudah dipatenkan oleh pihak ke-3.
“Meskipun dalam masa pandemi covid-19 ini, namun apa yang sudah kita canangkan di apel awal tahun 2020 yakni Peduli Danau Tondano akan terus kita laksanakan, kedepan akan dijadwalkan kembali untuk proses pengangkatan eceng gondok dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan,” sebutnya.
Sesuai dengan keputusan FKUB bahwa pelaksanaan pengucapan syukur dikabupaten Minahasa tahun ini dilaksanakan sepanjang akhir bulan juli sampai dengan akhir bulan Agustus. “Harapan kita seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa untuk memperhatikan edaran bulan pengucapan syukur yang ada,” serunya.
Di akhir sambutannya Bupati menyampaikan terkait perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 agustus mendatang, meskipun tetap akan menerapkan protokol kesehatan namun tidak mengurangi kemeriahan dari perayaan HUT-RI tersebut.
“Kepada masyarakat harap dapat segera memasang bendera Merah Putih,” tambahnya.
Sementara itu ibadah Oikumene dipimpin Pdt Raymond Rende STh selaku Ketua BPMJ Moria Sasaran dengan mengambil Pembacaan Alkitab dalam Pengkhotbah 10:1-20 dengan tema khotbah “Berpikir, berkata dan bertindak dengan hikmat”.
Meski keadaan hujan, bupati, wakil bupati dan sekda serta jajaran tetap dengan khidmat mengikuti ibadah tersebut.(engel)













