Perempuan Sulut Survive di Tengah Pandemi

0
86

Manado, Sulutreview.com – Sudah empat bulan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) harus berhadapan dengan pandemi Covid-19.

Penyebaran virus yang mengkhawatirkan ini praktis telah menyita perhatian, waktu bahkan segenap energi. Karena tidaklah mudah menghadapi situasi yang menyulitkan ini. Mengingat Covid-19 ini, tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga kelangsungan ekonomi.

“Menyikapi kondisi demikian, semua orang, khususnya perempuan pasti mengeluh, berpeluh. Bahkan ada isak tangis yang mewarnai hari-harinya. Benar-benar suatu keadaan yang sangat menyulitkan ungkap Rita Dondokambey-Tamuntuan yang adalah istri Gubernur Sulut ini, dalam kalimat yang diunggah di sejumlah media sosial.

Curahan hati dari Ketua TP PKK Provinsi Sulut ini tidaklah berlebihan. Sebab, Rita ingin menunjukkan empati dengan menyelami keberadaan hati perempuan yang paling dalam.

Namun Rita tidak ingin sekedar mencurahkan isi hatinya, tetapi lebih dari itu ingin menginsirasi kaum perempuan Sulut agar tetap survive di masa pandemi.

“Namun akankah kita berhenti? Berdiam diri? Tak lagi melawan? Hingga pasrah pada keadaan? Tidak saya memilih melawan,” tukasya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah tidak pasrah pada keadaan. Melainkan dengan segenap raga ikut memberdayakan semua yang dapat dilakukan.

“Saya tidak mau menyerah, semua yang saya bisa akan saya lakukan. Ini bukan hanya masalah kesehatan dan ekonomi semata atau masalah kesehatan versus ekonomi. Tapi ini masalah kehidupan, masalah keberlangsungan, ini tentang menjaga semua. Maka diam bukanlah pilihan,” tandasnya.

Rita juga mengajak perempuan Sulut dengan segala upaya terus berikhtiar, dan tidak menyerah. Karena sesungguhnya Tuhan memberikan potensi dan kompetensi yang dapat dilakukan.

“Keputusan ada pada kita, memilih untuk pasrah pada keadaan atau melawan,” tandasnya.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here