Manado, SULUTREVIEW
Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut), sebagaimana update data dari Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut, tercatat 114 kasus.
“Dengan penambahan 9 kasus, maka jumlah total pasien terkonfirmasi saat ini menjadi 114 orang. Dengan perincian 31 orang sembuh, meninggal 6 orang dan yang sedang dirawat di rumah sakit ada 77 orang,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr Steaven Dandel MPH, Sabtu (16/05/2020).
Dikatakan Dandel ke-77 pasien tersebut dirawat intens di sejumlah rumah sakit rujukan yang ada di Sulut. Yakni, rumah sakit Prof RD Kandou, Bhayangkara, RSUD Wolter Mongisidi, Pancaran Kasih, Siloam Paal Dua, Anugrah Tomohon, Bolmut, Ratatotok, Dr Sam Ratulangi, Walanda Maramis, Gunung Maria serta rumah singgah Provinsi Sulut.
“Semuanya dalam pengawasan tim medis,” ujar Dandel.
Dandel menambahkan untuk pasien dengan kasus yang terkonsentrasi, sebagian dari kontak erat sudah diverifikasi secara paripurna.
“Demikian juga dengan kegiatan tracing kontak erat resiko tinggi kabupaten/kota, akan dikirim ke laboratorium yang menjadi perhatian kita semua, bahwa semakin hari pasien yang ditemukan menjadi signal epidemologi bahwa penyebaran Covid-19 sementara terjadi di lingkungan kita,” kata Dandel.
Dandel menambahkan bahwa di sisi lain, tingkat imunitas masyarakat Sulut cukup tinggi, di mana pemeriksaan swab yang dilakukan sudah mencapai 817 sampel. Namun yang reaktif tidak signifikan
“Bersyukur tidak semua kasus positif. Ini bisa dimaknai bahwa sebagian besar masyarakat Sulut memiliki kekebalan tubuh yang mampu menekan virus ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, penambahan jumlah positif Covid-19, dilaporkan ada 5 orang tenaga medis yang terpapar virus. Yakni, kasus 106 adalah laki-laki 46 tahun asal Manado, kasus 107 laki-laki umur 49 tahun asal Manado, kasus 108 laki-laki 30 tahun asal Manado, kasus 109 laki-laki 42 tahun asal Manado, kasus 110 laki-laki 24 tahun asal Manado.
Kelima kasus ini, yakni dari kasus 106 sampai 110 merupakan tenaga medis yang bertugas di fasilitas kesehatan di faskes (fasilitas kesehatan) B Kota Manado.
Untuk kasus 111 juga laki-laki 35 tahun asal Minahasa Utara. Kemudian kasus 112 adalah laki-laki umur 28 tahun asal Manado yang merupakan kontak erat dari pasien nomor 46 atau bagian klaster Pinasungkulan, kasus 113 laki-laki umur 28 tahun asal Minahasa Utara, tidak ada riwayat perjalanan dari manapun. Dan kasus 114 laki-laki umur 30 tahun asal Manado juga tidak ada riwayat perjalanan.(hil)













