Manado, SULUTREVIEW
Perkembangan sebaran Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut), kian masif. Berdasarkan update laporan jumlah orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif mencapai 40 orang. Atau bertambah 4 orang dari data sebelumnya.
Bukan itu saja, perkembangan info juga terjadi pada jumlah PDP yang meninggal, sesuai laporan bertambah 4 orang sehingga totalnya mencapai 48 orang.
Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel MPH, untuk PDP yang meninggal pada Minggu (26/04/2020), yakni 1 orang laki-laki asal Minahasa umur 57 tahun, kemudian satu orang perempuan asal Bitung umur 44 tahun, dari Minut umur 66 tahun laki-laki dan umur 60 tahun, laki-laki asal Bitung.
“Keempatnya sudah dimakamkan dengan prosedur Covid-19,” katanya dalam video conference Minggu (26/04/2020).
Seperti sebelumnya, berdasarkan hasil pemeriksaan, PDP yang meninggal ditetapkan karena ada sebaran pneumonia atau radang paru sesuai foto torax yang dilakukan. Lainnya karena ada penyakit penyerta dari pasien seperti ginjal.
Selanjutnya untuk empat pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni dua pasien asal Bitung dan 2 pasien dari Manado.
“Dua pasien yang terkonfirmasi positif dari Bitung masing-masing pasien kontak erat adalah laki-lakiumur 37 tahun dan umur 38 tahun. Keduanya memiliki riwayat perjalanan transmisi lokal. Selanjutnya, pasien 38 seorang perempuan umur 32 tahun juga asal Bitung, riwayat kontak erat dengan pasien 37,” jelasnya.
Untuk dua pasien dari Manado, yakni pasien 39 seorang laki-laki umur 53 tahun memiliki kontak erat dengan pasien 35. Demikian pasien 40, seorang perempuan 19 tahun memiliki kontak erat dengan pasien 35 dan 39, juga memiliki riwayat perjalanan.
Untuk orang dengan status PDP sambung Dandel, saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan seperti RSUP Prof RD Kandou, Bhayangkara, Anugrah Tomohon, RSUD Mongisidi Teling, Sam Ratulangi Tondano, Popundayan dan Walanda Maramis,
Bolmut, dan Pancaran Kasih.
Sementara itu, untuk pasien sembuh bertambah 4 orang dari jumlah sebelumnya 7 orang. Sehingga jumlah pasien sembuh menjadi 11 orang.
“Untuk Orang Dalam Pemantauan atau ODP saat ini ada penurunan menjadi 197 orang dan PDP 63 orang,” sebutnya.
Ditambahkan Dandel, semua PDP ada dalam perawatan intens dengan mengikuti setiap perkembangan yang ada. Dalam artian dokter dan tenaga medis yang ada mengikuti hasil temuan yang baru.
“Kita open minded, dan berupaya untuk memberikan layanan medis sesuai dengan perkembangan. Mengingat Covid-19 merupakan penyakit baru,” imbuhnya.(hil)













