Wabup Legi Pantau Langsung Kesiapan RSUD Mitra Sehat Untuk Penanganan ODP Covid-19

Wakil Bupati Jocke Lego, saat memantau langsung ruangan isolasi bagi pelaku perjalanan di zona merah terdampak Covid-19 di RSUD Mitra Sehat

Mitra, SULUTREVIEW – Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Jocke Legi, memantau kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mitra Sehat yang disiapkan untuk penanganan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Virus Corona (Covid-19), Senin (13/4/2020).

Dikatakan Legi, kesiapan bangsal hingga fasilitas kesehatan lainnya untuk menunjang pelayanan karantina selama 14 hari di RSUD Mitra Sehat sudah sangat matang.

“Kami melihat, semua fasilitas telah disediakan sperti pembatas bangsal, WC, wastafel, hingga tenaga perawat yang bakal melayani pasien,” ujar Legi didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) David Lalandos AP.MM, bersama Asisten III Frits Mokorimban, Asisten II Joutje Wawointana serta Dirut RS dr Lucie Mewengkang dan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan (Dinkes) Helny Ratuliu.

Legi menuturkan, dengan adanya kesiapan dari Pemkab Mitra dalam memerangi Covid-19, maka masyarakat bisa merasa aman tanpa rasa resah bila ada pelaku perjalanan dari luar daerah yang akan masuk di Mitra.

“Upaya pencegahan ini semua kami lakukan untuk masyarakat. Karena kebanyakan, warga menjadi resah bila dilingkungan mereka ada orang yang baru datang dari luar daerah hanya dengan isolasi mandiri. Diharapkan dengan adanya langkah cepat dari Pemkab Mitra bisa mengurangi keresahan warga,” jelas Legi.

Sekretaris Daerah (Sekda) David Lalandos menambahkan, kesiapan lainnya seperti protap jaga di ruang isolasi, telah diatur sedemikian rupa. Contohnya seperti jalur peringatan yang tertanda warna merah dan kuning. Disitu ditandakan sebagai batas jarak para perawat yang ingin melakukan ganti jaga (shift).

“Untuk setiap kunjungan dari keluarga juga bila ingin membawa makanan bagi ODP, sudah ada aturannya. Hanya bisa sampai di pintu depan ruangan isolasi. Nanti disitu akan dijaga ketat oleh pihak SatPol PP, kemudian makanan tersebut disalurkan lewat jendela khusus untuk membawa masuk makanan, dan dibawa oleh perawat,” terang Lalandos.

Ia pun berharap, program cepat dari Pemkab Mitra dalam penanganan Covid-19, setiap aturan yang diberlakukan Bupati James Sumendap untuk memutus mata rantai virus ini, bisa dimaklumi oleh seluruh masyarakat Mitra.

“Ini semua untuk kepentingan banyak orang. Dengan harapan, langkah dari Pemkab Mitra ini, bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas David Lalandos. (*/Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *