Breaking News:Jalan Perbatasan Bitung-Minut Bakal Dijaga Ketat 24 Jam

0
1854

Rapat persiapan rencana penjagaan seluruh jalan perbatasan Bitung-Minut untuk cegah penyebaran Covid-19

Sulutreview.com
Bitung- Pasca diduga mulai bertambahnya jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 di Kota Manado. Nampaknya membuat Pemerintah Kota Bitung langsung melakukan antisipasi langkah secara cepat dan terukur dengan melakukan rapat internal dengan membahas perencanaan penjagaan seluruh jalan perbatasan selama 24 jam.

Salah satu pejabat yang menghadiri rapat yang merupakan Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dipimpin oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung Ruddy Wongkar MAP pada Selasa (07/04/2020) membenarkan akan dilaksanakannya rapat tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan sulutreview.com, Wongkar membenarkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat untuk merencanakan akan melakukan penjagaan 24 jam diseluruh jalan khususnya pintu masuk perbatasan Bitung-Minahasa Utara (Minut).

“Ya salah satu tema rapat ini, membahas akan persiapan rapat dengan Forkomoinda yang salah satunya topik inti mengusulkan akan penjagaan sistem 24 jam diseluruh jalan akses masuk di Kota Bitung ini,” ucap Wongkar.

Kendati begitu lanjut Wongkar untuk penjagaan 24 jam ini baru usulan. “Sebab hal ini nanti diputuskan pada rapat dengan Forkompinda dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Terlihat dalam rapat tersebut juga dihadiri Asisten 1 Pemkot Franky Lady, Kadishub Riccy Tinangon, serta Kasat Lantas Polres AKP Anita Sijintak SIK, sejumlah Camat di Kota Bitung diantaranya Camat Matuari Seferson Sumampouw SSTP dan beberapa pejabat instansi yang terkait.

Sebelumnya memang lampu merah sudah mulai diisyaratkan oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Bitung agar Pandemi Virus Corona jangan dipandang sebelah mata namun wajib diseriusi secara serius. Apalagi Manado saat ini sudah menjadi transmisi lokal.

“Kalau sudah transmisi lokal otomatis harus diwaspadai. Termasuk kita di Bitung harus lebih berhati-hati,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkot Bitung, Calvin Wuisang.

Calvin menambahkan bahwa status transmisi lokal menyebabkan sebuah daerah masuk zona merah penyebaran covid-19.

Dengan demikian jika berkunjung ke daerah lain maka penduduk daerah tersebut akan menyandang status orang dalam pemantauan atau ODP.

“Otomatis ODP. “Sebab Manado itu sudah mirip seperti Jakarta. Jadi kalau orang Manado ke sini mereka harus ikut prosedur, harus diisolasi dulu selama 14 hari,” tuturnya.

Calvin pun memastikan situasi di Kota Manado akan menjadi perhatian. Upaya antisipasi agar Bitung terbebas dari penyebaran covid-19 akan ditingkatkan. Ia lalu membeber beberapa langkah yang akan diambil.

“Salah satunya kami bisa mengusulkan agar pembatasan akses masuk lebih diperketat. Kalau sekarang cuma di malam hari saja, nantinya bisa diusulkan agar lebih meluas. Disamping itu apa yang sudah dijalankan saat ini akan diperkuat. Contohnya kita akan mengadakan bilik sterilisasi dan juga alat rapid test,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bitung Aldo Nova Ratungalo mendukung pengetatan pembatasan akses masuk. Menurut dia, sudah saatnya langkah tegas semacam itu diambil untuk melindungi warga.

“Jangan tunggu ada kasus positif baru kelabakan mencari cara. Ini sudah betul dijalankan tapi saya lihat belum efektif. Kalau dibatasi cuma malam lalu bagaimana dengan orang luar yang datang di siang hari? Apakah dijamin mereka steril dari virus?,” tukasnya.

Aldo pun mendorong pembatasan akses masuk dilakukan 24 jam setiap hari. Sudah begitu, semua ‘jalan tikus’ yang jadi celah untuk menghindar harus diantisipasi.

Ia mendesak agar kebijakan tersebut dilakukan dengan serius dan semaksimal mungkin.

“Jadi kalau namanya dibatasi ya dibatasi dengan tegas. Jangan ada lagi pernyataan bahwa ini cuma uji coba jadi belum optimal. Itu berarti kita tidak serius memerangi penyebaran covid-19,” sebutnya.

Sebagai tambahan, penetapan Manado sebagai daerah transmisi lokal covid-19 dilakukan Kementerian Kesehatan. Peningkatan jumlah pasien positif yang sebelumnya tiga orang menjadi lima orang jadi pemicu.(zet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here