Sempat Diisolasi di Kandou, PDP Covid-19 Meninggal Karena Infeksi Bakterial

0
674

Manado, SULUTREVIEW

Salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sempat dirawat di ruang isolasi RSUP Prof RD Kandou, meninggal pada Sabtu (28/03/2020).

Pasien yang merupakan salah satu komisioner KPU di salah satu kabupaten ini, diisolasi pada Jumat (27/03/2020) karena infeksi bakterial dan sepsis.

Dijelaskan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel MPH, yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

“Yang bersangkutan tetap dalam status PDP. Karena ada riwayat perjalanan dari daerah dengan transmisi lokal. Untuk kematian diduga karena infeksi bakterial dan sepsis. Hal itu diikuti dengan tingginya sel darah putih yang mencapai 20 ribu. Jadi ada semacam bisul,” ungkap Dandel Minggu (29/03/2020)

“Ada infeksi, karena gejala dan tanda klinisnya mengarah ke situ,” katanya kembali sambil menambahkan bahwa yang bersangkutan tidak mengalami sesak nafas sebagaimana ciri-ciri yang menyertai pasien Covid-19.

Meski masuk dalam status PDP, namun Dandel menjelaskan bahwa yang bersangkutan waktu dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif Covid-19.

“Hasil pemeriksaan Rapid Test adalah negatif. Dan tahapan selanjutnya harus menunggu tujuh hari lagi untuk dilakukan pemeriksaan yang sama,” tandasnya.

Sebelumnya, yang bersangkutan terang Dandel sudah dilakukan pemeriksaan Swab. Hanya saja belum ada hasilnya.

“Pemeriksaan Swab sudah diambil dan tetap dikirim ke laboratorium untuk kepastian diagnosanya,” tukasnya.

Meski demikian, karena yang bersangkutan sudah masuk ruang isolasi, maka penanganan jenazah dilakukan dengan prosedur atau standar untuk PDP.

“Karena sudah masuk ruang isolasi dan dirawat sebagai PDP maka proses pemakaman, memakai standar untuk PDP,” tegas Dandel.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here