Advisor Safety Riding, Ujung Tombak Kampanye Keselamatan Berkendara

0
123
Safety riding dan kompetisi keselamatan berkendara disambut antusias para komunitas Honda

Manado, SULUTREVIEW

PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) memiliki kepedulian yang tinggi dalam memelopori
Keselamatan Berkendara (Safety Riding).

Itulah sebabnya, PT DAW secara kontinyu memberikan edukasi dan pelatihan mengenai Safety Riding kepada para komunitas yang ada.

Edukasi serta kepedulian terhadap keselamatan berkendara di jalan raya, harus terus dilakukan. Dan kali ini PT DAW memberian pelatihan dan kompetisi regional safety riding advisor kepada komunitas Honda yang diikuti15 club Honda yang bertempat di Kantor DAW Maumbi, Sabtu (15/3/2020).

“Kegiatan diikuti oleh 39 peserta, para utusan club dari komunitas Honda berkompetisi untuk menjadi yang terbaik,” kata Promotion Section Head PT DAW, Ronald Manueke.

Sebagai event tahunan, tepatnya pada ajang kompetisi telah terpilih 3 (tiga) besar untuk berkompetisi kembali dan nantinya satu orang yang terbaik akan mewakili DAW di ajang Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2020 pada bulan Juli mendatang.

Adapun ketiga perwakilan komunitas Honda yang akan berkompetisi kembali yakni Kenly (BeAT Street Owner Community), Gilbert (Blade Rider Community), Clive (Asosiasi Honda Tiger Su|ut).

“Untuk mempersiapkan Advisor Komunitas yang mampu bersaing di tingkat nasional, DAW akan membekali perwakilannya dengan kemampuan yang meliputi CoachingSkilI, Braking, Narrow Plank, Slalom Course dan Low Speed Balance,” jelas Manueke sembari menambahkan kompetensi akan meningkatkan pengetahuan serta skill mereka.

“Oleh karena itu, kompetisi ini kami harapkan dapat terus meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pelatihan DAW dalam materinya #cari_aMaN safety riding secara jelas merinci tentang prosedur tetap dari safey riding.

Karena keamanan berkendara harus nyaman. Untuk itu sebelum menggunakan motor wajib mengenakan jaket, helm, celana panjang sepatu dan lainnya.

Berdasarkan fakta, bahwa 90% kematian disebabkan karena kecelakaan, dengan usia antara 15-29, yang merupakan tahun usia produktif.

“Kesempatan untuk selamat sangat kecil 1,25 juta orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang per tahunnya terjadi di seluruh dunia. Namun 40% yang menggunakan helm dapat mengurangi kematian akibat kecelakaan. Karena itu jadikan helm dan jaket sebagaai safety dan style kita,” sebut instruktur DAW.

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh kalangan jurnalis yang ikut menjajal menaklukkan sejumlah rintangan.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here