Pasca Banjir Bolmut, Pemprov Sulut Siap Bangun Rumah yang Rusak

0
79

Bolmong, SULUTREVIEW

Banjir bandang yang menyapu Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Bolmong Utara (Bolmut), menyisakan duka mendalam bagi warganya.

Pasalnya, insiden banjir tersebut sempat meluluhlantakkan pemukiman warga. Bahkan banyak warga yang kehilangan rumah tinggal.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven O.E. Kandouw melakukan kunjungan langsung ke sejumlah desa yang terdampak bencana banjir bandang di Bolmut, Sabtu (7/3/2020).

Desa yang dikunjungi, yaitu Desa Pangkusa dan Suka Makmur di Kecamatan Sangkub dan Desa Huntuk di Kecamatan Bintauna.

Sejumlah rumah warga, kendaraan dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat banjir bandang.

Wagub Kandouw didampingi Sekdaprov Edwin Silangen dan Bupati Bolaang Mongondow Utara Depri Pontoh, besert para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan Pemkab Bolmut, berjanji untuk membantu dan menolong warga.

Saat mengunjungi lokasi bencana, Kandouw memastikan komitmen pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana.

“Rumah yang rusak berat kita bangun baru, yang rusak ringan akan kita rehab,” kata Kandouw.

Menurut Wagub, sesuai arahan Gubernur saat ini bantuan lebih difokuskan pada kebutuhan mendesak yang dibutuhkan masyarakat termasuk pembukaan akses jalan yang sempat tertimbun material yang terbawa banjir.

“Pemprov juga telah menempatkan beberapa alat berat disejumlah titik,” beber Kandouw.

Lanjut Kandouw, kehadiran Pemprov Sulut diokasi bencana merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Ke Palu saja torang kita bawa bantuan. Apalagi saudara-saudara kita di Bolmut. Pak bupati tak usah cemas ada kita yang terus monitor,” kata wagub.

Kandouw juga menjelaskan bahwa bencana di Bolmut dinyatakan sebagai darurat bencana. Dirinya meminta Bupati Pontoh menyiapkan surat untuk diberitahukan kepada Gubernur Sulut untuk mendapatkan perhatian khusus.

Selain memberikan keyakinan kepada masyarakat Bolmut, Wagub Kandouw pun mengatakan untuk melewati kondisi saat ini yang perlu adalah kebersamaan.

“Harus saling bantu, saling mendukung bersama. Kita ringankan korban bencana kalau kita baku-baku bae baku-baku sayang,” tutur Kandouw.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here