Operasional DPPU Sam Ratulangi, Layani Kebutuhan Avtur 35 Pesawat

0
417

Aktivitas pengisian avtur

Manado, SULUTREVIEW – Aktivitas Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sam Ratulangi, setiap harinya, ternyata dapat melayani kebutuhan avtur dari 35 pesawat.

Menurut Supervisor Maintenance DPPU Sam Ratulangi, Nugroho Adi Prasetyo setiap pesawat membutuhkan sekitar 5-7 kilo liter (Kl) avtur dalam satu kali pengisian.

“Setiap harinya DPPU Sam Ratulangi melakukan pengisian avtur untuk 35 pesawat,” ujarnya Jumat (14/02/2020).

Namun, dijelaskan Nugroho, pasca kasus virus Corona, pesawat yang melakukan pengisian avtur hanya sekitar 30 pesawat.

“Ada penurunan sekitar 27,5% atau menjadi 100 Kl per hari. Sebab, akibat virus Corona ada sejumlah penerbangan dari dan ke Tiongkok yang dihentikan sementara,” jelas Nugroho.

Meski demikian Nugroho menyebutkan di situasi dan moment tertentu, DPPU Sam Ratulangi akan menyediakan avtur dengan kenaikan hingga 50%.

“Kebutuhan avtur akan bertambah ketika ada latihan gabungan dengan AS, di mana kebutuhan bisa naik sampai 50%,” sebut Nugroho.

Sementara itu dikatakan Supervisor RSD Recieving Storage Distribution DPPU Sam Ratulangi, Ahmad Yani Noho, kebutuhan avtur lebih didominasi oleh pesawat domestik, yakni 34% Lion yang melayani penerbangan Jakarta, makasar, Surabaya, Bali, Balikpapan, Sorong, Ternate, Ambon, Gorontalo, Luwuk dan Tahuna.

“Lion dan Garuda merupakan customer utama juga pesawat carter lainnya dengan destinasi luar negeri seperti Singapura, Tianjin, Guangzhou dan Shanghai,” ujarnya.

“93% Lion volume avtur untuk penerbangan internasional,” tambahnya.

Dari sisi fasilitas, pengisian BBM avtur ini, dilengkapi dengan sarana dan prasarana hingga standar safety keamanan yang mumpuni.

“Sarpras utama, DPPU dilengkapi tangki tempat storis avtur sebanyak 45 Kl per unit. Berikut refuller (mobil tangki) ada 5 unit kapasitas 98 Kl. Selanjutnya, untuk sarpras Health Safety Security Environment (HSSE) juga dilengkapi pompa PMK kapasitas 1.000 GPM, kolam pemadam kapsitas 300 meter kubik, water springkler, 7 buah APAB, 46 buah APAR, 3 titik hidrant,” jelasnya.

Lebih dari itu, untuk ketahanan stok, DPPU bandara Sam Ratulangi memiliki kapasitas 1300 Kl untuk kebutuhan 7 hari.

Keberadaan aktivitas DPPU Sam Ratulangi ini layak untuk diketahui publik.

Diungkapkan Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Hatim Ilwan kunjungan ke DPPU Sam Ratulangi merupakan program rutin.

“Ini merupakan program rutin Pertamina MOR VII, untuk berkunjung ke infarstruktur penting milik Pertamina. Harapannya dapat mengetahui apa yang dibutuhkan dan dikabarkan ke masyarakat,” ujarnya.

“Ini adalah rangkaian hari ke dua, karena sebelumnya tim melakukan kunjungan ke Terminal BBM Bitung atau integrated terminal Bitung,” tukasnya.(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here