Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Dongkrak Ekonomi Sulut di Level 5,66 Persen

0
219

Manado, SULUTREVIEW

Ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2019, tercatat tumbuh 5,66 persen. Meski melambat namun dari sisi produksi, pertumbuhan terus didorong oleh hampir
seluruh lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha jasa lainnya yang tumbuh 15,75 persen.

Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut, Ateng Hartono, perekonomian Sulawesi Utara tahun 2019 tumbuh sebesar 5,66 persen didorong oleh pertumbuhan pada hampir seluruh lapangan usaha.

“Jika ditinjau dari masing-masing sumber pertumbuhan di tahun 2019, lapangan usaha dengan sumber pertumbuhan tertinggi dipegang oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yakni sebesar 1,14 persen, diikuti oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,12 persen serta konstruksi sebesar 0,78 persen, sedangkan sebanyak 2,62 persen sisanya ditopang oleh kategori lapangan usaha yang lain,” jelasnya Rabu (05/02).

“Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha jasa lainnya yang tumbuh sebesar 15,75 persen, diikuti oleh lapangan usaha jasa pendidikan yang mencapai 11,94 persen, serta lapangan usaha pengadaan listrik, gas dan produksi es yang tumbuh sebesar 9,18 persen,” katanya kembali.

Sementara itu, lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib mencatatkan pertumbuhan negatif, yaitu sebesar -0,04 persen.

Selanjutnya, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) tumbuh sebesar 7,81 persen.

Ekonomi Sulut pada triwulan IV-2019 bila dibandingkan triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 8,13 persen (q-to-q).

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh lapangan usaha industri pengolahan sebesar 16,10 persen,” ujarnya.

Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 21,49 persen.

Ekonomi Sulut pada triwulan IV-2019 tumbuh 5,45 persen bila dibandingkan dengan triwulan IV tahun sebelumnya (y-on-y).

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha jasa Lainnya yang tumbuh 23,15 persen. Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh komponen pembentukan modal tetap domestik bruto yang tumbuh sebesar 12,19 persen,” tukasnya.

Diketahui, sumber utama pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara Triwulan IV-2019 adalah lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,26 persen, diikuti konstruksi sebesar 0,88 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 0,75 persen.

Pertumbuhan Ekonomi triwulan IV-2019 terhadap triwulan III-2019 (q-to-q) ekonomi triwulan IV-2019 mengalami peningkatan 8,13 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Hal ini didorong oleh efek musiman perayaan keagamaan Natal dan tahun baru, meningkatnya permintaan penjualan barang-barang ritel serta penyelesaian proyek-proyek infrastruktur.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here