Menristek Dorong Civitas Unsrat Lakukan Penelitian dan Inovasi yang Berguna

0
241

Manado, SULUTREVIEW

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Bambang Permadi Soemantri Brojonegoro PhD menyampaikan pesan kepada civitas akademika Universitas Sam Ratulangi untuk melakukan penelitian yang mendalam.

Bukan hanya itu, dia juga mendorong dan mengingatkan untuk menciptakan inovasi yang berguna bagi masyarakat.

“Suatu topik penelitian diharapkan bisa membantu masyarakat, yang paling penting dan nomor satu itu adalah warga Kota Manado dan sekitarnya. Selanjutnya Sulawesi Utara dan kemudian Indonesia secara keseluruhan,” ungkap Menristek pada rapat kerja Unsrat 2020 yang digelar di auditorium, Jumat (17/1).

Menristek yang menyampaikan topik ‘Arah Kebijakan Kinerja PTN Terkait Riset dan Inovasi Era Revolusi Industri 4.0’ memotivasi civitas Unsrat

“Dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat adalah untuk menjawab kebutuhan dari masyarakat. Tetapi kalau yang dihasilkan tidak dipakai oleh orang lain atau hanya dipakai oleh kalangan terbatas. Itu belum inovasi,” tegasnya.

“Inovasi adalah kalau apa yang bapak dan ibu hasilkan melalui proses penelitian dipakai oleh masyarakat banyak. Yakni untuk menjawab kebutuhan dasar. Seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur dasar ataupun lainnya,” jelasnya sembari menambahkan bahwa kontribusi yang nyata akan berdampak pada perekonomian.

Menristek juga memaparkan tentang daya saing, di mana sesuai global competitiveness ranking yang terakhir  posisi Indonesia tidak terlalu baik.

“Posisi kita di tahun 2019 berada pada ranking 50, turun dari tahun sebelumnya 45. Ini akan mempersulit upaya kita membawa Indonesia yang berpendapatan menengah menjadi negara maju, makanya daya saing harus kita perhatikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Rektor Unsrat Prof Dr Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengatakan penyebaran dan pengembangan iptek di tingkat regional dan global telah menjadi budaya bagi Unsrat.

“Unsrat menjunjung tinggi keberagaman sebagai kekayaan yang mempersatukan. Bahkan sebagai upaya perbaikan dan pengembangan dalam seluruh satuan kerja. Semua itu sesungguhnya merupakan pengakuan atas kerja keras yang terlaksana secara kolektif serta terpimpin kepada seluruh civitas yang tulus dan telah bekerja keras demi Unsrat yang berprestasi,” ungkapnya.

Kumaat juga mengajak untuk terus berkomitmen pada visi dan misi Unsrat. “Unsrat harus berani jadi trendsetter perubahan dan harus dilakukan dengan cepat. Unsrat sekarang ini sedang bergerak menuju pemenuhan visi menuju digital kampus. Hal itu guna menunjang proses pembelajaran yang optimal dan penyempurnaan infrastruktur digital dan integrasi sistem informasi ,” sebutnya.

“Kampus Unsrat haruslah menjadi acuan dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian dan fokus pada road map sehingga mampu menjawab tantangan revolusi industri. Kita harus benar-benar mengubah paradigma berpikir dari yang biasanya konsumtif menjadi produktif,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Dr Herman Karamoy SE MSi  AK CA yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat menjelaskan poin penting dalam raker Unsrat 2020 adalah bagaimana kesiapan Unsrat dalam menghadapi
tantangan era revolusi industri, internet of think dan big data.

“Tema raker Unsrat 2020 adalah Dare To Go Digital. Ini menjadi terobosan bagi Unsrat, dalam seluruh aktivitas yang berbasis big data. Seperti absensi kita menggunakan QR code,” ujarnya.

“Pastinya apa yang disasar ke depan adalah untuk memudahkan aktivitas civitas Unsrat,” tukasnya.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan peran Unsrat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan sumber daya manusia yang ada di Sulawesi Utara, sudah terbukti. Sebab tanpa sumber daya manusia yang andal, maka Provinsi Sulawesi Utara tidak akan mendapatkan apa-apa.

“Provinsi Sulawesi Utara ada di ujung dari negara kesatuan Republik Indonesia. Dan kita lihat dalam rencana strategis pembangunan dari tahun ke tahun telah mendapat perhatian pemerintah pusat. Sehingga hasilnya bisa kita rasakan bersama,” katanya.

Hadir dalam pembukaan raker, Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw, Dewan Pengawas yang merupakan Direktur Operasional Welan Palilingan, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, dr Grace Punuh serta jajaran pimpinan Unsrat.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here