Mendaftar di Kantor PDI Perjuangan Sulut, Joune Ganda Curi Perhatian Publik

0
67

Kolongan, SULUTREVIEW

Figur muda yang berkomitmen untuk memajukan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda SE resmi mendaftarkan diri sebagai calon bupati di kantor PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut), di Kolongan-Minut pada Sabtu (07/12/2019).

Joune Ganda merupakan salah satu, dari tujuh figur calon pemimpin yang merupakan kader terbaik PDIP, yang memenuhi undangan  untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Minut 2020 mendatang.

Joune Ganda datang ke markas besar PDI Perjuangan Sulut itu didampingi ketua DPC PDI Perjuangan Minut, istri Rizya Ganda Davega dan Ibunda tercinta Vonny Maramis serta keluarga dan ratusan pendukung maupun para rohaniawan dari berbagai desa di Kabupaten Minut.

Pantauan media ini, kedatangan pengusaha nasional ini, sontak mencuri perhatian, simpatisan, para awak media bahkan para kader dan petinggi PDI Perjuangan se-Sulut yang hadir saat itu.

Bakal calon Bupati Minut itu, kepada awak media lokal dan nasional yang hadir saat itu menegaskan, kedatangannya memenuhi undangan PDI Perjuangan Sulut ini, merupakan bukti keseriusan dirinya maju pada Pilkada Minut 2020 mendatang.

“Hari ini adalah babakan baru dan awal proses saya menuju keikutsertaan pada Pilkada Minut pada tahun 2020 melalui kendaraan politik PDI Perjuangan,” katanya.

Dia menjelaskan,sebagai kader dan pekerja partai sejak “Diminta” oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey untuk kembali ke kampung halaman membangun, maka sejak itu seluruh perhatian dan daya upaya mewujudkan panggilan moral itu.

“Kampung halamanmu Minut butuh sosok kaya anda untuk bangkit dan berdikari, sebagai generasi muda Minut anda punya kewajiban moral untuk menerima tantangan dan tugas partai ini,” ujar Joune mengutip pernyataan Olly Dondokambey saat itu.

Untuk itu, berbekal dukungan moral dari Istri dan keluarga dan politis dari Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, maka dia mengaku siap menjalankan amanat dan mekanisme partai dengan segala kekuatan yang ada.

“Saya akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menjalani seluruh tahapan dan mekanisme partai untuk mengantongi surat Keputusan,” tandas Wakil Ketua bidang ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut itu sambil menegaskan soal sosok wakil Bupati yang akan mendapampinginya kedapan semua diserahkan kepada keputusan DPP PDI Perjuangan.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Minut Denny Lolong (Delon) mengatakan dari ketujuh sosok yang telah mendaftar semua adalah figur berkualitas di Minut, namun hampir dipastikan tidak semua akan diakomodir oleh tim khusus bentukkan DPP PDI Perjuangan.

“Saya berharap, siapapun yang akan di tunjuk partai sebagai Bacabub dan Bacawagub Minut, maka figur yang mendaftar hadir ini dapat bergabung dalam tim pemenangan,” ujar Delon sambil menegaskan berdasarkan aturan sudah 30% kursi di DPRD Kabupaten, maka PDI dapat mengusung calon tunggal.

“Kami bertekad 2020 untuk memenangkan Joune Ganda,” tukasnya.

Adapun ketujuh kontestan tersebut adalah Joune Ganda SE,
Kevin Lotulung, Ir Patrice M Tamengkel, Berty Kapojos, Ir Herry Rotinsulu, Sammy Dondokambey dan Paul Nelwan.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD PDIP Sulut Franky Wongkar sebagai yang juga wakil Bupati Minsel itu antara lain menegaskan setelah pendaftaran ini, para bakal calon akan menjalani tahapan-tahapan yang akan dilalui, antara lain tes psikologi, dan ada wawancara oleh tim khusus.

“Tujuh kontestan ini semua berkualitas, namun penentuan dari hasil tahapan oleh Timsus yang akan diputuskan oleh DPP PDI Perjuangan,” ujar bakal calon bupati Minsel itu berdiplomasi.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here