BI Sulut Undang Milenial Sulut Meriahkan Urban Economy Festival 2019

0
228
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat

Manado, SULUTREVIEW

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Arbonas Hutabarat mengundang kaum milenial yang ada di daerah ini untuk meramaikan iven Urban Economy Festival.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor BI lama yang terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Letjen R Soeprapto nomor 30 Manado bakal digelar pada tanggal 22-24 November 2019.

Dijelaskan Arbonas, sebagai kaum milenial pantang jika tak hadir pada kegiatan yang digagas BI Sulut.

“Acaranya sangat menarik, ada edukasi kebanksentralan, dance talk, band Maldives, digitalk, sosialisasi elektronifikasi tol Manado-Bitung, talkshow perlindungan konsumen, dan lainnya,” katanya dalam jumpa pers di BI Sulut, Kamis (21/11/2019).

Arbonas menjelaskan pelaksanaan Urban Economy Festival 2019 mengangkat tema “Menciptakan Pelaku UMKM Kreatif Unggulan Sulawesi Utara yang Berorientasi Ekspor dan Mendukung Pengembangan Pariwisata”. Hal itu merupakan salah satu langkah strategi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara untuk menghubungkan UMKM Sulawesi Utara dengan korporasi penyedia platform digital (terkait pembiayaan pembayaran, dan/atau pemasaran), lembaga keuangan, serta aggregator ekspor dan/atau calon investor.

“Langkah ini untuk memfasilitasi business matching (temu bisnis) dan business coaching (konsultasi bisnis) bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar UMKM,” tandasnya.

Arbonas juga menyebutkan bahwa pelaksanaan di BI gedung lama yang terletak di Pasar 45, karena gedung Bank Indonesia kantor lama yang dulunya merupakan De Javasche Bank.

“Lokasi ini merupakan simbol budaya/ heritage yang dimiliki Bank Indonesia. Pembersihan dan peremajaan kembali lokasi untuk digunakan sebagai acara menyimbolkan efisiensi urban (revive-reuse-recycle),” tukasnya.

Pada iven tersebut, tidak hanya mengedepankan unsur budaya dan keunggulan karya anak bangsa di bidang fashion, kerajinan, kuliner dan digital, Urban Economy Festival 2019 juga akan mengedepankan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) selama pelaksanaan acara sebagai respon terhadap digitalisasi dari segi pembayaran.

“Seluruh transaksi akan dilakukan secara non-tunai dengan mengedepankan penggunaan QRIS (Quick-Response Code Indonesia Standard) melalui platform pembayaran digital serta penggunaan EDC,” tandasnya.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here