Mitra, SULUTREVIEW – Bagian dari proyek perubahan Diklat PIM IV, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa Tenggara (Mitra) Yovita Sualang, Promosikan kesehatan lewat buku saku.
Adapun buku saku yang Ia tulis dengan sebutan “Buku Kacili” tersebut dikatakannya, untuk memperkenalkan kepada masyarakat berbagai penyakit dan cara penanganannya, yang dibuat dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
“Isi buku saku berupa materi kesehatan yang diambil datanya dari 10 penyakit teratas di tiap-tiap puskesmas, yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujar Vita kepada SULUTREVIEW, Jumat (18/10/19).
Sementara untuk mendukung program promosi ini dikatakan Vita, dirinya membentuk forum informasi kesehatan dari pemuda untuk masyarakat, dengan melibatkan anak-anak muda yang walaupun tanpa basic ilmu kesehatan, namun mau memberi diri secara sukarela menyebarkan informasi tentang kesehatan di masyarakat.
“The power of empowerment, pemberdayaan anak muda walaupun tanpa basic ilmu kesehatan dan tanpa didampingi, tapi mau, bisa,dan mampu secara sukarela menyebarkan informasi kesehatan berdasarkan buku saku promosi kesehatan,” tambah Vita
Ia pun berharap lewat tim promosi yang juga melibatkan pihak puskesmas ini, masyarakat akan lebih paham tentang bagaimana menjaga pola hidup sehat di lingkungannya.
“Lewat buku saku yang disusun dengan sederhana ini, saya harap dapat memberikan edukasi, menuju masyarakat Minahasa Tenggara yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkas Vita. (Jul)













