Oleh : Ivonne RJ Kawatu
KITA patut berbangga, karena di HUT ke-55 Provinsi Sulut yang diperingati pada tanggal 23 September 2019, kita masih tetap dalam satu bingkai NKRI yang tidak terpisahkan.
Ini bukan sesuatu yang instan, melainkan dihasilkan dari suatu proses yang berkesinambungan, yang diwariskan oleh kepemimpinan pendahulu yang telah memupuk masyarakat secara turun-temurun dan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
Setelah Gorontalo sebagai daerah serumpun kita menjadi provinsi, ada 3 etnis besar yang hingga saat ini masih tetap terjaga, masing-masing Bolmong Raya, Minahasa dan Sangihe dengan berbagai adat istiadat, budaya, agama yang mempunyai masyarakat majemuk.
Menyatu dalam Provinsi Sulut telah melewati sederetan kepemimpinan yang hingga saat ini sudah 12 gubernur dan wakil gubernur.
Tentu di masing-masing kepemimpinan ada catatan sejarah yang berbeda, baik dalam gaya kepemimpinan maupun keberhasilan-keberhasilan pembangunan yang didapat termasuk slogan yang digaungkan.
Tercatat gubernur yang masih hidup aktif dalam partai politik, seperti EE Mangindaan, SH Sarundajang, yang berkiprah dalam politik maupun bertugas sebagai duta besar di Filipina dan Wagub Djouhari Kansil sebagai Direktur IPDN. Mereka adalah pemimpin yang turut ambil bagian dalam mengantarkan masyarakat Sulut sampai seperti sekarang ini.
Jika dirunut ke belakang dari tahun ke tahun, pemimpin terdahulu senantiasa memegang dan menghormati para pendahulu. Hal itu dibuktikan dengan melakukan ziarah ke makam. Dan dalam acara tersebut dihadirkan keluarga gubernur serta wakil gubernur. Sehingga hal ini menjadikan moment silaturahmi.
Dengan demikian ketika masih ada gesekan kecil dan luka lama, tidak akan menganga lebar, malah dapat dibalut dan disembuhkan kembali dalam rekatan jalinan kekerabatan dan kekeluargaan.
Karenanya, sekecil apa pun yang telah dibuat hargailah. Dan janganlah melupakan jasa jasa para perdahulu. Karena di balik kesuksesan saat ini, tentu sebelumnya ada orang-orang hebat di sana. Dan ketika kita bahu membahu menyatu bersama alhasil Sulut semakin maju dan semakin dikenal dunia.
Keberhasilan-keberhasilan yang sudah didapat sebelumnya telah dilanjutkan oleh kepemimpinan Gubernur Olly dondokambey dan Steven kandouw (OD-SK), yang tidak dapat dipungkiri pembangunan yang dicapai saat ini sangatlah signifikan
Di mana telah terenda dalam peluang yang tak terelakkan datang silih berganti menjawab kerja cerdas, yang mampu meyakinkan semua pihak untuk dapat membangun Sulut dengan pendekatan jalinan hubungan emosional, yang beretika sehingga banyak investor berinvestasi.
Proyek-proyek besar bergelimang bahkan Presiden Jokowi pun bersama para menteri rela beberapa kali hadir di Sulut karena terpukau presentasi OD-SK yang mampu menjawab capaian yang ditargetkan oleh presiden, termasuk proyek pengembangan fisik dan non fisik di masing-masing organisasi perangkat daerah dan kabupaten kota yang pengawasannya ekstra ketat.
Itu semua sebagai jawaban kepercayaan masyarakat.
Sederetan prestasi yang dicapai telah diviralkan lewat publikasi di berbagai media massa, baik TV, siaran radio, digital dan online dengan maksud agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan dengan jelas, dan lebih cepat karena capaian semuanya itu berdampak untuk kesejahteraan rakyat Sulut.
Keberhasilan demi keberhasilan yang di dapat termasuk adanya penghargaan dan prestasi yang diraih, semuanya dipersembahkan di HUT Provinsi ke 55 tahun.
Atas hasil koordinasi, sinergitas dan kolaborasi termasuk di semua pihak di dalamnya ada peran dan kinerja mumpuni Sekprov Edwin Silangen, dan jajaran pemerintahan, kabupaten/kota, politik , pemuka agama, tokoh masyarakat, organisasi sosial, swasta, insan pers, dan masyarakat Sulut .
Di moment spesial ini, peliharalah dan jagalah serta lestarikanlah masyarakat Sulut yang dikenal dengan keramah-tamahannya atau smile people.
Pada tanggal 23 September 2019, Sulut merayakan HUT provinsi ke 55 tahun yang penuh warna dalam menorehkan capaian keberhasilan di berbagai dimensi pembangunan bagi siapa saja
Masyarakat Sulut yang dikenal toleran dan rukun merupakan modal kita semua untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut dan melayani tamu-tamu dan wisatawan yang begitu banyak datang di Sulut, sehingga dengan pelayanan prima yang kita tunjukkan maka mereka menjadi betah dan akan kembali lagi.
Di HUT Provinsi Sulut yang semakin berwarna dalam kilauan pancaran cahaya kedamaian, diharapkan akan menerangi seluruh penjuru dunia.
Selamat memperingati HUT Provinsi Sulut ke 55 tahun dalam kesukacitaan dan kebahagiaan. Dalam kebersamaan dan kerukunan karena, torang samua basudara dan torang samua ciptaan Tuhan. SDM Unggul Sulut Hebat.(*)













