TONDANO, SULUTREVIEW
Menapaki usia ke-50 tahun, bagi Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven Octavianus Estefanus Kandouw merupakan anugrah yang istimewa yang diberikan Tuhan Sang empunNya kehidupan.
Betapa tidak, tanpa terasa waktu terus bergulir hingga membawanya di usia emas. Suatu usia yang matang yang didedikasikan untuk memajukan Provinsi Sulut menggapai kesejahteraan.
Bagi suami tercinta dari dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, hidup itu up and down. Dan kalau bisa ada sampai di usia 50 tahun itu hanya karena anugrah Tuhan.
“Bagi saya hidup itu up and down. Jadi kalau saya bisa ada di usia 50 tahun, its only by the grace of the Lord,” ungkap Kandouw dalam perayaan sukacita HUT ke-50 tahun yang dipusatkan di Base Camp Desa Paleloan, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa Kamis (5/9/2019).
Menariknya, dalam menjalani kehidupan yang dirintis bersama keluarga, menurut Wagub Kandow tidak ada yang namanya kebetulan. Apalagi karena kemujuran.

“Hidup itu bukan soal mujur atau soe (sial-red) tetapi semuanya karena diberkati Tuhan,” kata Kandouw sembari mengingat kembali betapa pertolongan Tuhan itu selalu ada dalam segala keadaan.
“Pada tahun 2000, saya mencalonkan diri sebagai wakil rakyat, tetapi kalah. Baru kemudian tahun 2004 saya terpilih bahkan sampai dipercaya sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut. Demikian juga ketika mencalonkan diri sebagai wakil bupati Minahasa tahun 2007, juga kalah. Coba kalau waktu itu saya kecewa dan maraju (merajuk-red) pasti saya tidak diberkati,” kisah Wagub Kandouw.
Olly juga mengungkapkan syukur dalam karir politiknya yang terus melejit, hingga dapat mendampingi Gubernur Olly Dondokambey sebagai wakil gubernur.
“Tuhan itu luar biasa dalam hidup saya. Itulah sebabnya saya tetap mengandalkan Tuhan. Sebab Tuhan menjawab setiap doa itu sesuai waktuNya,” tukasnya.
“Semua perjalanan hidup saya sampai hari ini, semua karena anugrahNya. Saya ucapkan terima kasih kepada Tuhan atas penyertaanNya hingga di usia 50 tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar menyampaikan agar Wagub Kandouw tetap memelihara roh takut akan Tuhan.
“Dengan takut Tuhan pasti akan diberi hikmat. Tetap mengandalkanNya karena ada kekuatan iman bagi Pak Steven dan keluarga,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Umum Sinode GMIM Pdt Evert Andri Alfonsus Tangel STh MPdK, dalam kotbahnya mengatakan agar Wagub Kandouw tampil seperti Ezra yang mengusahakan kesejahteraan bagi banyak orang.
“Orang yang dipakai Allah untuk mengusahakan kesejahteraan, sebagaima yang dilakukan Ezra, bukanlah orang sembarangan. Tetapi orang-orang yang memiliki potensi, kapasitas untuk suatu tujuan menjadi pemimpin,” jelas Pdt Tangel.
“Demikian halnya dengan Pak Steven Kandouw sebagai wakil gubernur, pasti tidak mudah saat menjalani jabatan. Pasti akan mengalami hambatan dan rekayasa politik, sehingga untuk menjawab karya Allah yang besar itu tetaplah andalkan Tuhan,” tandasnya.
Hadir pada kesempatan itu Ketua TP-PKK Sulut Ir Rita Dondokambey- Tamuntuan, unsur Forkopimda Sulut, Ketua DWP Sulut Ibu Ivonne Silangen, jajaran Pemprov Sulut dan keluarga.(eda)












