Jenazah Pekerja Migran Asal Pulau Lembeh Dipulangkan

MANADO, SULUTREVIEW

Jenazah pekerja migran asal Pulau Lembeh, Ramadan La Saliku (31) yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Taiwan dipulangkan ke Indonesia, Rabu (4/9/2019).

Jenazah Ramadan dipulangkan ke Indonesia, pada 3 September 2019, setelah dilakukan penanganan penyelesaian kasus oleh pihak berwenang di Taiwan.

Kemudian pada 4 September 2019, dikirim ke daerah asalnya dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang diwakili Kepala Bidang Binapenta, Lucky Taju bersama Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado, yang dipimpin oleh Hard Marentek.

Marentek turut mendampingi keluarga, yang langsung menjemput jenazah untuk dibawa ke kampung halaman.


Dari pihak Istri, Suryati Daoda bersama anak, saat melakukan penjemputan jenazah dipenuhi suasana haru.

Menurut Suryati, almarhum suaminya pergi merantau untuk bekerja di Taiwan sejak awal tahun 2015.

Namun tak dinyana, setelah 4 tahun berpisah, kini dipertemukan dengan kondisi yang berbeda dan menyedihkan.

“Kami bersyukur, meski sudah berbulan-bulan menunggu jenazah suami saya, tetapi bisa dikebumikan di daerah asal,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Erny Tumundo mengatakan bahwa proses pemulangan, sempat terjadi penundaan karena proses pengadilan.

Ironinya, hak yang seharusnya diterima keluarga terpaksa hilang, karena saat bekerja di Taiwan, almarhum berpindah perusahaan perekrut tenaga kerja.

Kematian Ramadan diduga menjadi korban pembunuhan di negara tersebut. Warga Lembeh Selatan Kota Bitung ini, bekerja di salah satu kapal Taiwan yang meregang nyawa usai menerima luka tusukan senjata tajam oleh lelaki V yang juga warga negara Indonesia pada tanggal 26 Desember 2018.

“Baik korban maupun V dikabarkan bertikai usai bersama-sama menikmati minuman keras,” kata Tumundo melalui Marentek.(svr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *