Selamatkan Gaji PNS, Tuange Siap Hapus Proyek tak Penting

Melonguane, SULUTREVIEW

Plt Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange menyampaikan kondisi keuangan Daerah di hadapan ASN, kepala desa serta perangkat desa dalam kegiatan tatap muka di Kecamatan Esang Selatan.

Dalam arahannya Plt Bupati menyampaikan bahwa ada dana yang seharusnya digunakan untuk membayar gaji pegawai namun dialihkan untuk keperluan proyek.

“Masalah uang gaji di Talaud ini fatal, seteleh saya hitung yang tidak akan terbayarkan adalah gaji bulan Desember, karena telah terjadi kesalahan pengaturan APBD,” jelasnya,  Senin, (17/6/2019).

Tuange menjelaskan kesalahan tejadi di tim anggaran pemerintah daerah, tambahnya DAU yang seharusnya digunakan untuk membayar gaji pegawai namun dialihkan untuk sejumlah proyek.

“Amankan dulu gaji pegawai baru sisanya bisa digunakan untuk kepentingan lain, namun yang terjadi adalah proyek dulu yang dialokasikan baru gaji pegawai,” ucapnya.

Tuange mengatakan hal tersebut sangat keliru. Sesuai pengalamannya dalam pengelolaan keuangan, Tuange sangat mengetahui seluk beluk pengelolaan keuangan yang sehat.

“Saya heran di Talaud ini, kok gaji pegawai dianggarkan hanya sampai November, jadi ada Rp15,1 Miliar untuk gaji bulan Desember yang dialihkan untuk urusan lainnya,” jelas Plt Bupati.

Tuange menambahkan kewajiban pemerintah pada bulan Juni adalah pembayaran gaji ASN Talaud bulan juni sebesar 15,1 miliar dan gaji 13 sejumlah Rp13,8 miliar.

“Kita minta posisi Bank Sulut, uang yang ada di kas daerah hanya Rp12 miliar, sedangkan yang dibutuhkan Rp32 miliar,” kata pria yang menjabat Plt Bupati sebanyak tiga kali ini.

Menurut Tuange, menipisnya keuangan daerah karena pada bulan Mei Pemda harus membayar gaji ASN bulan Mei dan gaji 14 pada bulan yang sama juga.

Tuange mengatakan untuk gaji bulan Juni akan segera dibayarkan, namun Plt meminta agar ASN bersabar terkait gaji 13.

“Muda-mudahan ada jalan untuk saya menghitung dana proyek yang tidak perlu agar bisa dialihkan untuk membayar gaji 13 tersebut, jangan khawatir pasti dibayar,” jelas Plt Bupati.

Plt mengatakan hal ini penting untuk diketahui oleh masyarakat agar masyarakat mengerti kondisi keuangan daerah Kabupaten Kepulauan Talaud.(fanly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *