web analytics

Tampil Berstandar PSSI, Renovasi Stadion Klabat Dipacu

Tampil Berstandar PSSI, Renovasi Stadion Klabat Dipacu

Manado, SULUTREVIEW

Menjelang turunnya klub sepakbola Liga 2 Sulut United, yang bakal bertanding pada Juli 2019 mendatang, keberadaan stadion Klabat terus dibenahi dan dipoles.

Sejumlah sarana dan fasilitas stadion yang sudah rusak terlihat diperbaiki, mulai dari tribun penonton, pagar pembatas, lantai, tempat duduk penonton, ruang ganti pemain hingga penataan rumput dan gawang terus dilakukan.

Menariknya, upaya renovasi fasilitas olahraga yang menjadi kebanggaan warga Sulut ini, dilakukan, sesuai dengan standar PSSI.

Perbaikan stadion Klabat dipacu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Sulawesi Utara (Sulut), Steve Kepel dalam keterangannya menjelaskan bahwa sentuhan fisik stadion klabat lebih diprioritaskan kepada fasilitas penunjang. Sebab, dari sisi struktur bangunan masih kokoh dan aman.

“Struktur bangunan fisik stadion Klabat masih kokoh dan aman, jadi tidak perlu diperbaiki. Hanya fasilitas penunjang saja, antara lain air dan listrik, toilet dan lainnya,” ungkap Kepel, Rabu (12/6/2019).

Kepel menyebut, fasilitas lainnya yang juga tengah disiapkan meliputi ketersediaan air dan listrik.

“Listrik dan air sangat penting, dan kebutuhan ini sedang kita siapkan,” ujarnya.

Pekerjaan perbaikan stadion Klabat terus dipantau intens.

Senada dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut, Ir Marsel Sendow, bahwa perbaikan stadion Klabat merupakan upaya untuk mengobato kerinduan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai yang sangat suka bola. “Hal ini dijawab Pak Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap kelangsungan sepakbola,” tukasnya.

Stadion Klabat yang nantinya juga bakal dimanfaatkan sebagai home base club sepakbola Liga 2 Sulut United, sambung Sendow akan dipacu pengerjaannya.

“Pekan depan, jika tidak ada aral melintang sudah rampung. Karena fokusnya kan hanya pembenahan seperti pengecatan dan perbaikan saja,” tandasnya.

Meski demikian, pembenahan stadion kebanggaan masyarakat Sulut ini, dikerjakan dengan sebaik-baiknya agar memenuhi standar dan syarat yang ditetapkan PSSI.

“Ada cacat kecil saja, maka tidak akan direkomendasikan oleh PSSI. Dan sudah pasti fasilitas stadion tidak dapat dimanfaatkan untuk bertanding,” ucapnya.

“PSSI sedang melakukan verifikasi kelayakan stadion Klabat, di mana tim sepakbola yang memiliki embrio dari Bogor FC yang hijrah ke Sulut ini,  berganti nama menjadi Sulut United ini,” tambahnya.

Diketahui, pada kompetisi Liga 2, Sulut United akan bersaing dengan 23 klub lainnya agar berhasil lolos ke Liga 1.

Terakhir kali Sulut memiliki klub profesional adalah pada saat era Liga Primer Indonesia (LPI), yakni Manado United.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply