web analytics

Jalur Perdagangan Dibuka, Ekspor Kopra Sulut Bakal Berjaya

Jalur Perdagangan Dibuka, Ekspor Kopra Sulut Bakal Berjaya

Manado, SULUTREVIEW

Komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kopra yang harganya di pasar dunia sempat anjlok, dipastikan akan kembali berjaya, menyusul terbukanya kembali akses perdagangan Bitung, Davao dan Vietnam.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey menyatakan optimistis dengan progress jalur dagang yang sesuai rencana akan dibuka pada 17 Juni 2019 mendatang.

Menurutnya, bukan hanya produk kelapa saja yang akan disiapkan untuk memenuhi permintaan luar negeri. Melainkan juga produk turunan kelapa lainya, seperti arang tempurung, sabut kelapa, ikan hingga hasil bumi lainnya bahkan semen.

“Mohon dukungan dan doa masyarakat Sulut agar rencana jalur dagang ini dapat berjalan lancar sesuai yang direncanakan,” ujarnya Senin (10/6/2019).

Lanjut kata Olly, komoditas yang disiapkan sesuai dengan permintaan pasar. Diharapkan jalur dagang ini akan menggairahkan perekonomian masyarakat Sulut. “Kalau perekonomian bergairah, maka petani pun akan sejahtera,” tukasnya.

Lebih jauh, dengan dibukanya kembali jalur Bitung, Davao, Vietnam, maka Sulut sebagai pintu gerbang pasifik bukan hanya sekedar slogan belaka.

“Jalur perdagangan ini akan kembali melambungkan volume maupun nilai ekspor Sulut,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Ateng Hartono menyebutkan bahwa nilai ekspor Sulut yang didominasi minyak dan lemak nabati, yakni kopra pada bulan April 2019 turun 18,62% dibandingkan Maret 2019 yang senilai US$ 68,81 juta. Dan bila dibandingkan pada bulan yang sama tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 44,22%.

“Semoga saja terobosan dengan aktifnya kapal ‘roro(roll on – roll off ) akan berpeluang meningkatkan nilai maupun volume ekpor komoditas unggulan Sulut,” tukasnya.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply