web analytics

Transportasi dan Industri di Sulut, Tumbuh Melambat

Transportasi dan Industri di Sulut, Tumbuh Melambat

Kantor Perwakilan Bank Indonesia

Manado, SULUTREVIEW

Lapangan usaha transportasi dan industri di Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan pertumbuhan yang melambat cukup dalam.

Transportasi tercatat tumbuh sebesar 0,77% (yoy) melambat cukup dalam dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,8796 (yoy).

Dikatakan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, Arbonas Hutabarat, melambatnya kinerja transpotasi terutama dlsebabkan oIeh melambatnya kinerja sub lapangan usaha transportasi udara.

“Jumlah penumpang pesawat yang datang dan berangkat dari Bandara Sam Ratulangi sepanjang triwulan I 2019 mengalami kontraksi sebesar 17,49 96 (yoy) lebih dalam darI kontraksi penumpang angkutan udara di triwuan sebelumnya,” katanya dalam siaran pers Senin (6/5/2019).

Kenaikan harga tiket yang cukup tajam dan pengurangan frekuensi penerbangan dari dan menuju Manado, sebut Arbonas menjadi salah satu faktor penyebab melambatnya transponasi.

Sementara itu, lapangan usaha industri tecatat tumbuh sebesar 2,90% (yoy) melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,8096 (yoy).

“Melambatnya pertumbuhan industri sejalan dengan tren harga komoditas coconut oil (CNO) yang pada triwulan l 2019 secara rata-rata masih terkontraksi sebesar 45,4696 (yoy),” katanya.

Melambatnya kinerja Industri, ungkap Arbonas juga terkonfirmasi oleh melambatnya nilai ekspor Iemak & Minyak Nabati yang pada triwulan I terkontraksi sebesar 43,9896 (yoy).

Dari sisi pengeluaran, menguatnya pertumbuhan ekonoml Sulut di triwulan l, didorong oleh menguatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan konsumsi, dalam hal ini lembaga non profit untuk rumah tangga serta stabilnya pertumbuhan Produk Modal Tetap Bruto (PMTB).

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2019 tercatat tumbuh sebesar 5,51% (yoy) menguat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,95% (yoy).

Menguatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga sejalan dengan menguatnya pertumbuhan Iapangan usaha pertanian yang menyerap 24,2796 dari total tenaga kerja (BPS Ketenagagakerjaan Februari 2019) di Sulawesi Utara.

Menguatnya pertumbuhan rumah tangga juga terkonfirmasl dengan menguatnya indeks penjualan SPE Bank Indonesia. Di sisi LNPRT, persiapan menjelang pesta demokrasi di awal triwulan II mendorong peningkatan konsumsI LNPRT. Hal Ini menyebabkan konsumsi LNPRT tercatat tumbuh sebesar 18.69% (yoy) menguat signifikan dnbandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 7,06% (yoy)

Sementara itu, investasi tumbuh stabil di triwulan I 2019. PMTB tercatat tumbuh sebesar 4,44% (yoy) relatif stabil dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,47% (yoy).

StabiInya pertumbuhan PMTB sejalan dengan pertumbuhan konsumsi yang masih tumbuh kuat di atas 7% (yoy). BerIanjutnya proyek jangka panjang pemerintah dalam bentuk PSN maupun proyek daerah diperkirakan mcnjadi salah satu faktor pertumbuhan investasl tetap stabil di triwulan I, tahun 2019.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply