Wagub Sebut BPJS Kesehatan Kurang Punya Passion

0
236

Manado, SULUTREVIEW

Pelayanan BPJS Kesehatan yang diberlakukan selama ini, dinilai masih setengah hati. Kurang maksimal dan kurang berpihak terhadap peserta yang tengah bergelut dengan penyakit.

Layanan yang diberikan seiring dengan berjalannya waktu, harusnya lebih ditingkatkan. Tetapi sebaliknya justru menurun.

“Jadi ini kritik untuk BPJS Kesehatan pusat, karena menurut hemat saya BPJS Kesehatan kurang punya passion dengan kesehatan,” tegas Wakil Gubernur (wagub) Sulawesi Utara (Sulut), Drs Steven Kandouw saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Sulut tahun 2019 di Grand Kawanua International Convention (GKIC), Selasa (9/4/2019 ).

Selain itu, ungkap Kandouw, tagihan pihak rumah sakit yang diajukan juga responnya sangat rendah.

“Pelayanan BPJS kepada masyarakat yang ada di daerah Bumi Nyiur Melambai, masih belum maksimal. Sebab, sejauh ini masih banyak tagihan rumah sakit ke BPJS yang sudah empat hingga lima bulan belum diproses. Bahkan di PMI juga sudah berjalan lima bulan,” tandasnya.

Nilai tagihan yang dimaksud Kandouw telah mencapau ratusan juta. “Bayangkan saja sampai ratusan juta, saya tidak mengerti ini. Ditambah lagi sekarang ini cakupan BJPS dikurang-kurangi ada obat-obat tertentu yang dulu bisa ditanggung tapi sekarang tidak ditanggung,” tegasnya.

Kandouw menambahkan selama tiga tahun kepemimpinan, Gubernur Olly Dondokambey selalu berusaha agar pelayanan kesehatan di Sulut bisa ditingkatkan. Salah satunya saat ini di Kota Kotambobagu akan diresmikan rumah sakit rujukan agar pelayanan kesehatan di Bolmong Raya bisa ditingkatkan. Demikian juga dengan daerah kepulauan.

“Ke depan apabila Tuhan berkenan kita akan membuat rumah sakit, dengan  harapan kami pemerintah pusat melalui Ibu Menteri Kesehatan dapat membantu melengkapi rumah sakit ini,” sebut Kandouw.

Selain itu, Kandouw juga menyampaikan permintaan Gubernur Olly kepada Menteri Kesehatan untuk mempercepat Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan.

“Saya berharap kepada ibu Menteri Kesehatan agar DAK kesehatan ini dipercepat sesuai harapan pak Gubernur Olly. Di mana untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan menuju Sulut Hebat semakin baik di sektor kesehatan,” kata Kandouw.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr dr Nila Djuwita  Moeloek usai rapat kerja melakukan kunjungan ke kantor RSUP Kandou. Sekaligus melihat langsung kualitas layanan rumah sakit kepada pasien.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here