Manado, SULUTREVIEW
Menjelang pelaksanaan pemilihan presiden 2019, Asosisasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Manado yang di Ketuai oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw intens mengedukasi masyarakat tentang politik melalui Focus Group Discusion (FGD) dengan.
FGD yang mengambil tema “Artificial Intelligence for Presidential Election 2019” bertempat di AIPI Cabang Manado, Sabtu (9/3/2019) bersama Klinik Demokrasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (Himaju) Ilmu Pemerintahan FISIP Unsrat ini berlangsung menarik.
Dalam kesempataan Ini Harsen Roy Tampomuri SIP MA selaku pemantik menggambarkan bagaimana Artificial Intlegence atau Kecerdasan Buatan (Technologi) dalam hal ini adalah media sosial begitu berperan dalam pemilihan presiden tahun 2019, di era revolusi Industri 4.0 di mana kemajuan tegnologi yang sangat pesat haruslah di gunakan sebagaimana mestinya.
Harsen sendiri mengungkapkan Berdsarkan Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukan bahwa 60,6% generasi Z atau anak muda kelahiran tahun 1995-2005 mengakses berita terkait politik melalui media sosial, oleh sebab itu pada pemilihan presiden tahun 2019 ini kedua calon presiden saling memperebutkan pemilih di kalagan milenial.
Ditambahkan juga bahwa menurut Lingkaran Survei Indonesia (LSI) saat ini pemilih yang secara aktif menggunakan media sosial hanya 28,5% namun angka tersebut memiliki suara yang pengaruh dalam menyampaikan pendapat, hal ini di sebabkan karena pengguna medsos lebih memiliki sumber Informasi yang lebih banyak dibandingkan mereka yang bukan pengguna media sosial.
Masih di tempat yang sama, Ketua Himaju Ilmu Pemerintahan, Revaldy Sumangando mengajak seluruh kaum milenial terlebih khusus kalangan mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan teknologi terlebih khusus media sosial, agar sebagai warga masyarakat dapat memberi sumbangsih untuk terciptanya Pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Senada juga yang diungkapkan Direktur Klinik Demokrasi, Reinaldo Garedja yang mengajak mahasiswa untuk selalu mengedepankan rasionalisasi berpikir dalam menyikapi situasi politik menjelang Pemilu 17 April nanti, dan Juga Gardja mengucapkan terima kasih jepada AIPI cabang Manado yang senantiasa mensuport kegiatan diskusi yang dilakukan mahasiswa.(eda)













