web analytics

Artificial Intelligence dan Robotik, Tantangan Lulusan Kedokteran Unsrat

Artificial Intelligence dan Robotik, Tantangan Lulusan Kedokteran Unsrat

Manado, SULUTREVIEW

Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berhasil mencetak 153 tenaga kesehatan yang terdiri dari 90 dokter umum, 33 dokter gigi, 12 dokter spesialis dan 18 ners.

Capaian tersebut, menjadi kebanggaan, sekaligus juga tantangan bagi 153 tenaga kesehatan yang resmi dilantik, di auditorium Unsrat, Selasa (19/2/2019).

Sebab, di era kemajuan teknologi di mana artificial intelligence dan robotik telah merambah dunia medis, maka di situlah peran kemanusiaan harus ditonjolkan.

“Tenaga medis Indonesia harus mampu bersaing, utamakan etos kerja yang baik serta motivasi yang murni. Sebab dengan karakter yang berbudaya seperti itulah kita dapat bersaing di dunia modern sekarang ini ketika artificial intelligence, laser dan hologram mulai memasuki dunia medis, justru di situlah peran kemanusiaan kita harus ditonjolkan. Berikut kepedulian dan empati,” ungkap Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA dalam pelantikan.

Rektor menyampaikan, kelulusan yang ditandai dengan menerima ijazah adalah titik awal mengabadikan ilmu pengetahuan, keahlian dalam koridor etika serta nilai kemanusiaan yang sarat akan nilai-nilai penting. “Kemajuan teknologi jangan sampai menggantikan peran medis yang sebelumnya dijalankan oleh manusia. Karena itu sumber daya manusia harus mengembangkan penguasaan teknologi. Hal ini menjadi syarat penting untuk dapat dikelola dengan baik,” ujarnya.

“Bukan sebaliknya menjadi korban teknologi,” tukasnya.

Di sisi lain, Rektor menyampaikan bahwa saat ini, Fakultas Kedokteran Unsrat menyandang gelar Akreditasi A. Hal ini menjadi kebanggaan bagi mahasiswa maupun civitas.

“Saudara harus bangga, karena pada saat dilantik kalian memperoleh ijazah dengan akreditasi A. Apa arti akreditasi A bukan cuma simbol atau logo tetapi kita harus paham saat ini kalau institusi terakreditasi A, maka kalian yang lulus bisa memperoleh pekerjaan di mana saja terutama untuk instansi yang lebih bergengsi,” tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE saat menghadiri dan sekaligus membuka rapat terbuka Senat Fakultas Kedokteran Unsrat, pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji dokter spesialis, dokter, dokter gigi dan ners, menyampaikan banyak selamat atas capaian prestasi yang diraih 153 tenaga kesehatan Unsrat.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply