Manado, SULUTREVIEW
Jemaat Imanuel Wanea (JIW) lewat gabungan kolom 8, 9 dan 10 sangat menjunjung tinggi kehidupan yang rukun dalam kasih dan persatuan.
Tak heran jika life style ini, mendorong dan memotivasi JIW untuk kolom yang lain. Hal ini sejalan dengan firman Tuhan dari Lukas 15: 20 yakni tergerak oleh belas kasihan atau ‘compassion’ sehingga terus membangkitkan sukacita.
Ketua Jemaat GMIM Imanuel Wanea, Pdt Julien Saisab-Rotti dalam pembukaan kegiatan HUT ke 57 Gabungan Kolom 8, 9 dan10 JIW pada Sabtu (16/02/2019), mengatakan bahwa Kristus memilikii karakter belas kasihan.

“Karakter Kristus ini kiranya dapat kita teladani dalam menjalani kehidupan. Jangan banyak bersunggut. Jika ada yang digumuli maka gumulilah itu. Janganlah menjadi batu sandungan, sehingga sukacita melayani tetap ada dalam hati semua orang percaya,” ungkapnya.
Pdt Saisab-Rotti pun berharap agar kegiatan yang diikuti jemaat kolom lain, terutama lewat kebersamaan dan sukacita, akan memunculkan persatuan yang dapat memberikan dampak positif bagi jemaat.
Sementara itu, Koordinator Gabungan Kolom sekaligus Wakil Ketua Jemaat Imanuel Wanea Penatu Zet Papona SH menyatakan rasa syukur dalam memulai kegiatan HUT Jemaat Kolom 8, 9 dan 10, JIW ke 57 ditahun 2019, jemaat sudah bergerak dalam bentuk bakti sosial dalam mendukung program pemerintah dengan bersih bersih lingkungan yang akan diikuti dengan kegiatan lomba dan anjangsana ke pantos asuhan serta acara puncak HUT ke 5 nantinya.

“Terima kasih kepada jemaat yang sudah bersama-sama dalam bersih- bersih lingkungan ini, karena selain menangkal DBD juga kebersihan adalah bagian dari iman kita sebagai orang percaya,” kata Papona.
Di tempat terpisah, Ketua Tim Kerja Steven Walukow bersama Wakil Ketua Adri Parengkuan dan Sekretaris Grendy Wenzen menyatakan terima kasih atas kebersamaan dalam mendukung pogram tim kerja baik untuk jemaat yang turun bersama sama dalam aksi ini, bahkan BPMJ dan ketua Wilayah Manado Tenggara Pdt Jefry Saisab yang mensupport diucapkan terima kasih.(eda)













