KEPEMIMPINAN Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK), dalam menjalankan pemerintahan di Bumi Nyiur Melambai telah membilang angka tiga tahun.
Banyak capaian dan prestasi kerja yang ditorehkan,terutama perekonomian dan investasi keuangan daerah yang kesemuanya adalah untuk kesejahteraan rakyat.
Didorong untuk memperjuangkan amanat rakyat Sulawesi Utara tercinta dari Miangas hingga Pinogaluman bukanlah hal yang mudah, namun melalui Visi “Terwujudnya Sulawesi Utara yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik Serta Berkepribadian dalam Budaya”, maka pesatnya perkembangan daerah dapat kita saksikan dan rasakan bersama, diantaranya terpapar dalam Laporan OD-SK Kepada Rakyat Sulawesi Utara, sebagai berikut:
VISI SULAWESI UTARA 2016-2021 Terwujudnya Sulawesi Utara Yang Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik Serta Berkepribadian dalam Budaya MISI SULAWESI UTARA 2016-2021 Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman, serta mendorong sektor industry dan jasa; Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing; Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri; Memantapkan pembangunan insfrastuktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur; Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik. Menariknya, sejalan dengan perkembangan global dan nasional, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara juga meningkat. Tahun 2017, ekonomi Sulawesi Utara tumbuh 6,32% dan merupakan tertinggi dalam empat tahun terakhir. Di tahun 2018 ekonomi Sulawesi Utara meningkat, dimana triwulan I 6,68% dan sedikit menurun di triwulan II 5,83% namun kembali menguat di triwulan III hingga mencapai 6,01%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,27%. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh sektor Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil danSepeda Motor, Transportasi dan Pergudangan serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
Sementara itu dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi didorong oleh Konsumsi Rumah Tangga, Investasi, Konsumsi Pemerintah dan Ekspor. Nilai ekspor nonmigas Sulawesi Utara pada Juli 2018 tercatat sebesar US$ 71,33 juta sementara impornya senilai US$13,94 juta. Komoditas ekspor nonmigas terbesar pada Juli 2018 tetap diduduki oleh lemak dan minyak hewan/nabati, yakni senilai US$ 31,84 juta (44,64% dari total ekspor), sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah bahan bakar mineral (mineral fuels), mineral oil products (27), senilai US$ 7,18 juta (51,48 % dari total impor). Negaratujuan ekspor nonmigas terbesar Sulawesi Utara pada Juli 2018 adalah Tiongkok (US$ 14,43 juta), sedangkan negara pemasok terbesar adalah Malaysia (US$ 7,49 juta) (angka sementara). Sedangkan untuk PDRB di tahun 2017, harga berlaku berada pada angka 110.16 triliun rupiah dan untuk harga konstan berada pada angka 79.50 triliun rupiah, untuk tahun 2018 pada semester pertama PDRB harga berlaku berada pada angka 56.02 triliun dan untuk harga konstan berada pada angka 39,55 triulun rupiah. Angka kemiskinan Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2016 berada pada angka 8,20% dan terus menurun hingga pada angka 7,9% di tahun 2017, dan mampu ditekan hingga angka 7,59% di tahun 2018. Sedangkan angka pengangguran pada tahun2016 sebesar 6,20% meningkat hingga 7,18% di tahun 2017, dan mampu ditekan hingga angka 6,86% di tahun 2018. Gini Ratio tahun 2017 sebesar 0,39%, sama dengan posisi pada tahun 2016. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tahun 2017 berada pada skala 71,66 lebih baik dibanding tahun 2016 pada skala 71,05. Untuk Investasi tahun 2018 di Sulawesi Utara sebesar 6,970 triliun rupiah, yang terbagi atas PMA (penanaman modal asing) sebesar 4,054 triliun rupiah atau 81,2% dari total investasi, dan PMDN (penanaman modal dalam negeri) sebesar 2,916 triliun rupiah atau 18,8% dari total investasi. Secara keseluruhan angka tersebut mengalami peningkatan dibanding total investasi di tahun 2017 yang berada pada angka 6 triliun.

PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH : Tersedianya regulasi pengelolaan keuangan daerah diantaranya, Perda No. 06 Tahun 2017 tentang APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2018, Peraturan Gubernur No. 80 Tahun 2017 tentang Penjabaran APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2018, Perda No. 06 Tahun 2018 tentang Perubahan APBD Tahun 2018, dan Peraturan Gubernur No. 27 Tahun 2018 tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun 2018 secara tepat waktu. Pengelolaan pendapatan daerah masih berada pada persoalan klasik yang berlangsung dari tahun ke tahun, yaitu didominasi oleh dana perimbangan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 104,21%, dana perimbangan mencapai 96,86%. Namun demikian, upaya optimalisasi peningkatan pendapatan khususnya PAD Provinsi Sulawesi Utara dalam memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Anggaran Pendapatan danBelanja Daerah (APBD) tetap dilaksanakan secara tersistematik dan terus menerus. Target Pendapatan Daerah (PATDA) tahun anggaran 2018 ditetapkan sebesar Rp.3.779.295.766.441,- dengan realiasi keuangan tahun 2018 sebesar Rp.3.789.068.423.457,- atau mencapai 100,26%, dan meningkat dari capaian tahun 2017 yang berada pada angka Rp.3.731.901.683.007,- sebagaimana diuraikan pada tabel dibawah ini: Penambahan Unit Pelayanan SAMSAT Pembantu, SAMSAT Corner, SAMSAT Keliling, dan SAMSAT Drive-through; Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan melalui pengembangan system pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi E-SAMSAT OD-SK (Online Dalam Selesaikan Kewajiban) Pajak Kendaraan Bermotor dan program SEE SAMRAT yang digunakan untuk penulusuran dan penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor. Penerapan Gerakan Nasional Non Tunai berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor:900/2950.1/Sekr.BPKADB sebagai Implementasi atas Edaran Menteri Dalam Negeri yang telah dilaksanakan mulai tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan saat ini. Gerakan ini berdampak signifikan memberi perubahan positif pada semua bidang pengelolaan keuangan daerah serta merubah paradigma pelayanan publik menjadi berbasis digital, yang semakin cepat, tepat, akurat efektif dan efisienserta akuntabel. Penerapan Sistem KASDA Online yang terintegrasi dengan Bank Sulut-Go, sehingga memudahkan proses transaksi oleh semua perangkat daerah antara lain mempercepat proses pencairan uang dari Kas Daerah pihak-pihak terkait (ASN, Pihak Ketiga dalam proses penyediaan barang dan jasa, Bendahara, dan masyarakat umum), serta mempermudah pemberianpelayanan publik dalam memantau perkembangan pembayaran melalui aplikasi E-KASDA yang berbasis android melalui smartphone; penerapan Aplikasi Cash Management System (CMS) sebagai peningkatan program Kasda Online, yang merupakan aplikasi layanan perbankan untuk membantu/mempermudah pelayanan pembayaran/pelayanan publik, mengurangi resiko pengembalian berkas SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), memudahkan Pemerintah dalam memantau transaksi keuangan daerah, mempercepat proses pembayaran atas realisasi SP2D kepada pihak ketiga dan memudahkan Pemerintah dalam melakukan rekonsiliasi keuangan dengan konsep real time online; Penerapan Simda Keuangan, Simda Gaji, Simda Barang Milik Daerah, Simda Barang Persediaan, Simda Perencanaan (E-Planning). Untuk tertib administrasi anggaran dan keuangan, maka fungsi pembinaan dan pengawasan anggaran pun penting untuk dikedepankan, dalam implementasinya diterapkan melalui sistem pengendalian internal pemerintah meningkatanya levelmaturitas SPIP pada level 3 sesuai dengan target yang ditetapkan; Meningkatnya level kapabilitas APIP menjadi Level 2; Peningkatan Pengawasan akuntabilitas kinerja pemerintah dengan hasil capai untuk Nilai akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meraih kategori B dan untuk 15 Kabupaten/Kota rata-rata C; Percepatan penyelesaian tindak lanjut temuan dan persentase penurunan jumlah temuan BPK dengan hasil mencapai 17,28% atau diatas target yang ditetapkan yakni 10%; Pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui Penyampaian LHKPN dan penanganan pengaduan masyarakat. Atas upaya dan kerja keras tersebut, maka Pemerintah Sulawesi Utara mampu mengulang sukses dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2016 untuk kembali diraih di tahun 2017. Dalam peran sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, maka telah dilaksanakan kegiatan pembinaan dalam pengelolaan keuangan daerah yang berlangsung dilima belas Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara, dengan pencapaian kualitas hasil pembinaan berdasarkan Opini BPK untuk Tahun Anggaran 2016 sebanyak 13 kab/Kota mendapat opini WTP dari yang ditargetkan hanya sebanyak 10 Kab/Kota, dan sebanyak 14 Kab/Kotamendapat opini WTP di tahun 2017.

KOPERASI DAN UKM sampai dengan Desember 2018, jumlah koperasi mencapai 4.978 unit dengan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebanyak 9.060 orang, sedangkan jumlah UMKM mencapai 84.392 unit dan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja oleh sektor UMKM sebanyak 217.197 orang; Pada sepanjang Tahun 2016 s/d Tahun 2018 telah dilaksanakan beberapa kegiatan guna memajukan Koperasi dan UMKM yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, diantaranya : Kegiatan Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi; Kegiatan Peningkatan Daya Saing UKM dan Koperasi; Kegiatan Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetetif UKM; Kegiatan Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi UMKM;
BIDANG PERENCANAAN PEMBANGUNAN: Tersusunnya Ranperda RPJMD Provinsi Sulawesi Utara 2016-2021, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019, Penyusunan dan penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2019, serta KUA dan PPAS Perubahan 2018 yang menjabarkan tujuan dan sasaran pembangunan yang hebat secara terstruktur, sistimatis, tepat waktu dan sesuai dengan peraturan perundangan; Pada tahun 2016, Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw telah menyusun program strategis yang dikenal dengan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) sebagai instrument Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016–2021, untuk menangani secara serius masyarakat miskin di Sulawesi Utara. Pelaksanaan Penelitian dan Pengkajian Ekonomi dan Pembangunan melalui Pengkajian kesiapan Masyarakat terhadap Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Likupang; Penelitian Pembangunan Infrastruktur dan Kawasan Pemukiman di Kawasan Seputaran Waduk Kuwil. Salah satu rekomendasi dari kajian ini adalah perlu adanya Peraturan Daerah (PERDA)/regulasi/kebijakan mengenai pemanfaatan tata ruang/sonasi di seputaran waduk kuwil untuk menjaga kelastarian pembangunan waduk Kuwil.

PENANAMAN MODAL DAN INVESTASI: Perkembangan investasi di Provinsi Sulawesi Utara dalam tiga tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun ini bisa dilihat dari target investasi yang di tetapkan secara nasional sebesar 6.7 Triliun maupun target daerah yang tertuang dalam RPJMD yakni sebesar 3.5 Triliun, Provinsi Sulawesi Utara mampu mencapai Realisasi Investasi sebesar 14.063 Triliun atau 209% dari target Nasional dan 401% dari target RPJM. Selama Tahun 2018 telah diproses sebanyak 1.528 dokumen Perizinan dan Non Perizinan dengan Rincian 1.457 dokumen Perizinan dan 71 dokumen Non Perizinan dari sector ekonomi dan pembangunan serta sector pemerintahan dan kesejahtaraan yang meliputi 21 Bidang, jumlah ini meningkat dari capaian tahun 2017 berjumlah 1.430 Izin. Peluncuran aplikasi Sistem Online Berbasis Elektronik Terpadu (SI OBET), untuk mempemudah masyarakat dalam pengurusan perizinan pada Dinas penanaman Modal dan Pelayanan Tepadu Satu Pintu Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN: Penambahan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebesar 225 WUB; Penyerapan tenaga kerja di IKM sebesar 1.125 orang; Pertambahan nilai investasi di IKM sebesar Rp. 11.250.000.000; Tersedianya beras, minyak goreng, gula, dan daging yang dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah; Meningkatnya nilai ekspor Sulawesi Utara mencapai US$ 973.966,05 juta; Neraca perdagangan surplus pada nilai US$ 812.200 juta; Pemberian bantuan hibah peralatan dan mesin kepada Wirausaha Baru IKM; Pelaksanaan Pasar Murah Menjelang Hari Raya Keagamaan Dalam Rangka Membantu Masyarakat Kurang Mampu di Sulawesi Utara.
KELAUTAN DAN PERIKANAN: Produksi Perikanan tahun 2018 tercatat 870.252,94 ton dan naik 6,36% dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar 818.192,32 ton. Dari total produksi tersebut, perikanan tangkap menyumbang 382.005 ton (43,89%) dan budidaya menyumbang 488.247,94 ton (56,10%). Berdasarkan target yang ditetapkan tahun 2018 sebesar 843.020 ton, maka capaiannya sebesar 103,23 %; Kenaikan nilai Ekspor dari 107,034,865.42 US$ tahun 2016, menjadi 127.669.313,31 US$ pada tahun 2017 yaitu 19,27% dan beranjak naik pada tahun 2018 tercatat nilai ekspor 131.923.242,64 US$ atau 3.33%; Pada tahun 2018 konsumsi ikan SULUT naik tercatat 60.08 kg/kapita/tahun, dibandingkan dengan Tahun 2017 58,85 kg/kapita/tahun; Rata-rata Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) dari tahun 2016 naik dari 106.86 untukNTN dan 92 untuk NTPi menjadi 114,2 untuk NTN dan 94.24 untuk NTPi pada tahun 2018;

PERTANIAN DAN PETERNAKAN: Pembangunan dibidang pertanian dan peternakan difokuskan pada upaya peningkatan produksi dan produktivitas komoditas unggulan nasional (padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabe dan ternak ayam). Khusus untuk Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan RPJMN dikategorikan termasuk dalam wilayah “Koridor Pengembangan Jagung”. Untuk mendukung program tersebut, Gubernur Sulawesi Utara menggulirkan program aksi daerah yaitu: “Peningkatan Produksi Jagung 1 Juta Ton”. Dinas Pertanian Dan Peternakan Daerah Provinsi Sulawesi Utara menindaklanjuti program aksi daerah tersebut dengan menargetkan dalam RPJMD produksi jagung tahun 2018 sebesar 1.154.000 ton pipilan kering. Hasil capaian kinerja Produksi Jagung Tahun 2018 adalah 1.233.260,8 ton pipilan kering yang berarti persentase pencapaian terhadap target sebesar 106,8 %. Capaian kinerja jagung ini dianggap berhasil menjawab tantangan dari program aksi daerah tersebut. Untuk komoditas lainnya, capaian kinerja produksinya adalah sebagai berikut: capaian produksi padi sebesar 132,9 %yaitu 853.853,9 ton gkg (angka sementara) dari target RPJMD tahun 2018 sebesar 642.055 ton gkg di tahun 2018, produksi kedelai (pipilan kering) sebesar 537,9 % yaitu 46.077,7 ton dari target RPJMD tahun 2018 8.565 ton. Produksi komoditi hortikultura khususnya cabe besar, cabe rawit, dan bawang merah juga menunjukkan hasil yang menggembirakan dimana rata-rata terjadi kenaikan pada tahun 2018. Cabe besar sebesar 129,99 % yaitu 4.828 ton daritarget RPJMD Tahun 2018 3,714 ton, cabe rawit sebesar 123,84% yaitu 16.469 ton dari target RPJMD Tahun 2018 13.299ton, dan bawang merah sebesar 136,08% atau 3.738 ton dari target RPJMD Tahun 2018 2.747 ton. Sedangkan untuk komoditi peternakan mengalami peningkatan produksi (angka sementara) antara lain produksi daging ayam buras sebesar 112,63 % yaitu 2.658.631,0 kg dari target RPJMD Tahun 2018 2,360.482 kg, produksi daging sapi sebesar 102,52% yaitu 3.531.715,0 kg dari target RPJMD 3.444.980 kg, produksi daging babi sebesar 137,01 % yaitu 25.194.053,0 kg dari target RPJMD 18.388.559 kg, produksi sapi perah sebesar 235,00% yaitu 47 ekor dari target RPJMD 20 ekor, produksi kuda pacu sebesar 112,50 % yaitu 450 ekor dari target RPJMD 400 ekor.
PERKEBUNAN: Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan Piagam Pendaftaran Tanda Daftar Varietas Tanaman dari Kementerian Pertanian Nomor 594/PVL/2018 untuk Varietas kelapa Dalam Odeska Lobu. Dalam rangka peningkatan Produksi/Produktifitas Tanaman Perkebunan pada Tahun 2018 telah dilaksanakan Intensifikasi tanaman kakao 100 Ha, Intesifikasi tanaman aren 100 Ha, Rehabilitasi tanaman kopi 22 Ha, Intensifikasi tanaman cengkeh 200 Ha, Intensifikasi tanaman pala 200 Ha, Pengendalian OPT Tanaman Tahunan & penyegar 625 Ha, Pengendalian OPT Tanaman Semusim dan Rempah 300 Ha, Pengamatan dan Peralan OPT Kelapa dan Cengkeh 100 ha, Pengembangan perbenihan pembibitan 5 kebun sumber benih, Peremajaan tanaman kelapa 250 Ha, Peremajaan Tanaman Kakao 120 ha, PelatihanPetani dan Pelaku Agribisnis 240 Petani, Bimbingan Teknis Pemberdayaan Petani 120 Petani, Pengadaaan UPH 32 Unit, Bimbingan Teknis Pengolahan Hasil Produksi Perkebunan 120 Petani, Promosi /pameran hasil produksi perkebunan 3 Even, Pembuatan Rorak untuk Konservasi lahan 3000 lobang, Pengembangan Optimasi lahan (tanaman kopi) 200 Ha, pembangunan Embung untuk konservasi air 2 Paket, Pembangunan Sumur resapan untuk lahan cengkeh 3 unit, Pengembangan UPPO 2 Unit, Bimbingan Pemanfaatan Saprodi 50 petani, Sertfikasi benih/bibit unggul tanaman perkebunnan 1.430.400 Benih, Peremajaan, Rehabilitasi, Intensifikasi dan perluasan areal perkebunan, Pengembangan wilayah-wilayah tanaman perkebunan sesuai dengan potensi berdasarkan kesesuaian lahan. Pengendalian perluasan tanaman perkebunan agar tidak merusak lingkungan.
KEHUTANAN: Pengadaan dan penyaluran bibit tanaman kehutanan sebanyak 856.300 bibit kepada masyarakat. Melalui posko bibit dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulut dan peresmian BPDASHL Tondano; Pembuatan Hutan Kota di Desa Kuwil Minahasa Utara seluas 15 Ha dan kompleks IPDN Tampusu seluas 5 Ha; Operasi pengamana hutan terpadu dan operasi pengaman hutan rutin dan berhasil menemukan hasil hutan kayu secara illegal sebanyak 806 pcs (30,9964 m3) dan telah dilelang dan hasilnya disetor ke kas negara sebesar Rp. 20.600.000,-; Penyaluran bibit Murbei kepada kelompok tani sutra Family sebanyak 5.015 anakan, serta penyerahan 1 unit rumah ulat sutera besar, rumah ulat sutera kecil kepada kelompok tani sutera family di Desa Kumuh Kabupaten Minahasa.

PRESTASI DAN PENGHARGAAN: Sukses Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2016 dan mempertahankannya di tahun 2017; Dalam peran sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, maka telah dilaksanakan kegiatan pembinaan dalam pengelolaankeuangan daerah yang berlangsung dilima belas Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara, dengan pencapaian kualitas hasil pembinaan berdasarkan Opini BPK untuk Tahun Anggaran 2016 sebanyak 13 kab/Kota mendapat opini WTP dari yang ditargetkan hanya sebanyak 10 Kab/Kota, dan sebanyak 14 Kab/Kota mendapat opini WTP di tahun 2017; Provinsi Sulawesi Utara masuk dalam kategori Baik dan menerima Piagam Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publikdari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada Tahun 2018; Menerima penghargaan Kita Harus Belajar (KIHAJAR) untuk kategori pertama di tahun 2017 dan kategori madya di tahun2018 atas kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan TIK untuk pendidikan, dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI; Menerima piagam penghargaan dari Musium Rekor Dunia Indonesia sebagai Kepala Daerah pertama yang mengajar melalui siaran langsung yang diikuti oleh 16.000 Siswa dari 10 Kab/Kota berbeda secara live; Meraih medali emas dalam World Matematic Invitational Seoul Korea 2018 an. Imanuel T. Satoshi Roeroe; medali emas dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional dan Kejuaraan Karate Tingkat Internasional di Belgia, medali emas dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Kategori Karete Komite Putri (+33Kg) 2018. an. Erine B. A. Potoroli; dan Medaliemas Festival Lomba Seni Siswa Nasional (Cabang Olahraga Atletik) 2018 an. Jillsticia Rembet, medali emas Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Cabang Olahraga Atletik) 2018 an. Jesika Pritianti Tundu, medali perak Olimpiade Sains Nasional (Bidang Studi Ekonomi) 2018 an. Ester Nadia Emor, medali perak Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Kategori Lompat Jauh Putri) 2018 an. Aisyah Bilondatu, medali perak Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Kategori Pencak Silat Putri SMP) 2018 an. Apfia K.Sweetha Makadada, medali perak Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Cabang Olahraga Bulutangkis) 2018 an. Chrissa L.Paskoal, medali perunggu World Matematic Invitational Seoul Korea 2018 an. Hillary Kandou, medali perunggu Olimpiade Sains Nasional (Bidang Studi Kebumian) 2018 an. Yesica A.Ongkowijaya, medali perunggu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Olahraga Karate Komite Putri SMK) 2018 an. Tarisa F.Hamenda, medali perunggu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Kategori Pencak Silat SD) 2018 atas nama Raffy Syah D.Matara, medali perunggu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (Kategori Renang Putri SMP) 2018 an. Agrelia Grace Mamuaja; Meraih medali perunggu dalam Olimpiade Guru Nasional 2018 an. Hanny Alfian Runtuwene, medali perak dalam OlimpiadeInovasi Pembelajaran Guru SMP Tingkat Nasional 2018 an. Eka Candra Kahiking,S.Pd. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berhasil mencapai urutan ke 5 nasional dalam cakupan pencapaian imunisasi MR yaitu 95,04 % anak usia 9 bl sd 15 tahun berhasil diberikan imunisasi; Keberhasilan dan kontribusi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam bidang kesehatan mendapat apresiasi pemerintah pusat dalam bentuk penghargaan diantaranya: Sertifikat eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan RI kepada Kab. Bolaang Mongondow Utara (Total sd 6 Kab/ Kota yang Eliminasi); Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Kesehatan Daerah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan terkait kinerja terbaik ke 2 se Nasional dalam penanggulangan TBC tahun 2018; Penghargaan 10 besar terbaik se Indonesia di tahun 2018 untuk Program Surveilans Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons; Sulawesi Utara terlebih khusus Kabupaten Minahasa mendapatkan penghormatan dengan terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan World Rabies Day Nasional yang dihadiri oleh Dirjen P2P Kemenkes RI dan peserta dari daerah lainnya; Penghargaan PARAMESTI dari kementerian kesehatan RI kepada Gubernur Sulawesi Utara dalam rangka terbitnya Peraturan Gubernur tentang KTR (Kawasan Tanpa Rokok). Gubernur Sulawesi Utara mendapatkan Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Atas “PERAN AKTIF DALAM PENGUATAN FUNGSI PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL BUNAKEN DAN MELAKSANAKAN KONSERVASI JENIS EX-SITU JALAK BALI DANRUSA TUTUL”; Menerima penghargaan TOP 99 Inovasi Pemerintah Daerah melalui program strategis ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) sebagai instrument Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016–2021; Menerima Penghargaan Adhi Purna Prima Award pada bulan Januari tahun 2019 oleh Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Sangrilla Surabaya, Jawa Timur, Sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah se-Pulau Sulawesi; Atlet berprestasi: Abdul Malik peraih medali emas pada Asian Games 2018 cabang Pencak Silat; Varen Papendang memperkuat tim indonesia di Asian Games 2018 cabang tinju; Juan Abas meraih medali emas pada kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup II di Manado; Ichsan Rumbay atlit bulutangkis yang sekarang berada di Pelatnas; dan, Hidayat Limonu meraih medali emas pada kejurnas pencak silat junior di Thailand; Penghargaan Predikat Hasil Survey Kepatuhan terhadap Standar pelayanan Publik Zona Hijau (penyelenggaraan pelayanan Publik Terbaik) dari Ombusman RI; Penghargaan Hasil Evaluasi Pelayanan Publik dari Kementerian PANRB, serta mendapatkan Sertifikat SNI ISO 9001;2015terkait Pelayanan Publik; Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara Tahun 2019 yang ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 433 Tahun 2018 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Sulawesi Utara tahun 2019 sebesar Rp.3.051.076,- merupakan UMP Tahun 2019 terbesar ke-3 se-Indonesia setelah DKI Jakarta dan Papua; Penghargaan Rekor MURI Dunia atas Perlindungan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi 35.000 Pekerja Lintas Agama di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2018, diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara pada Bulan Mei 2018; data sampai akhir Bulan Desember 2018 jumlah Pekerja Lintas Agama di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2018 yang diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan bertambah menjadi 60.229 pekerja; Penghargaan Akselerasi Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik Tahun 2018 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI; Peringkat Ke-3 Pencapaian Pembangunan Ketenagakerjaan Daerah Tahun 2018 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI; Peringkat IV Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2017 Pemerintah Provinsi dari BPJS Ketenagakerjaan diserahkan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan pada bulan Juli 2018; Top 10 Lomba Inovasi Administrasi Negara Tahun 2018 dari LAN RI atas nama Ir. Erny B. Tumundo, M.Si; Pada tahun 2018 TP-PKK Provinsi yang diwakili TP-PKK Kabupaten Minahasa meraih penghargaan Kreasi Cipta Menu dalamLomba Cipta Menu Tingkat Nasional dalam Event Hari Pangan Sedunia ke-38 yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan. Di Penghujung Tahun 2018 Pemerintah Pusat memberikan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori UTAMA 2018 kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Pemberian penghargaan ini merupakan Komitmen Gubernur Olly Dondokambey SE dalam melaksanakan Pembangunan Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan Di Sulut melalui Strategi Pengarusutamaan Gender pada Tahun 2016 Pemprov Sulut mendapatkan APE Kategori Madya dan Tahun 2018 meningkat menjadi Kategori Utama Tahun 2018 Pemerintah Provinsi melakukan fasilitasi dan dukungan bagi kabupaten/kota untuk mendapatkan PenghargaanKabupaten Kota Layak Anak; Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sukses mempertahankan status Penilaian SERTIFIKASI ISO 9001-2015 Atas Layanan Publik Melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) PROVINSI SULUT dengan Lingkup Sertifikasi dalam hal Pelayanan Terpadu Bagi Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan yang Mencakup Kegiatan :1. Layanan Pengaduan; 2. Rujukan Kesehatan; 3. Bantuan Hukum dan Advokasi; 4. Rujukan Rehabilitasi Sosial dan Pemulangan melakukan dengan penanganan dan pelayanan kasus tahun 2018 tercatat sebanyak 172 Kasus; Gubernur Sulawesi Utara menerima Penganugerahan Kategori Pemerintah Daerah sebagai Pembina Ormas Terbaik; Provinsi Sulawesi Utara memperoleh penghargaan sebagai Provinsi terbaik ke-2 untuk tahun 2016 dan menjadi ProvinsiTerbaik di tahun 2017 dalam menjaga keharmonisan/toleransi kehidupan beragama; Pada Tahun 2017, menerima anugerah peringkat I (satu) dalam penilaian Indeks Demokrasi Indonesia dari Kementerian Dalam negeri untuk keberhasilan menjalankan sistem demokrasi berdasarkan Ideologi Pancasila, Partisaipasi masyarakat dalam Pemilu/Pilkada serta menjamin hak kebebasan sipil yang tumbuh secara kondusif; Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Prov. Sulut DR. Jemmy S. Kumendong, M.Si Meraih Peringkat I dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat II yang diselenggarakan Oleh LAN RI di Provinsi Bali; Penghargaan petani berprestasi tingkat nasional tahun 2018 kepada jurino benito tambajong dari Kabupaten Minahasa selatan dan kelompok tani ksu mokapag ollot kabupaten bolaang momngondow utara sebagai kelembagaan ekonomi petani berprestasi tingkat nasional tahun 2018 dari Kementerian Pertanian RI; Juara Lomba Bercerita Tingkat Provinsi atas nama Jimmy Sangian sebagai Duta Bercerita Anak Tingkat Nasional Provinsi Sulut dari SD Neg. Kaasar Minahasa Utara dengan prestasi (10 besar); Juara Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Provinsi Sulut atas nama Nanung S. Rijal (Politeknik Perikanan Bitung), Terpilihnya Duta Baca Tingkat Provinsi Sulawesi Utara a.n. Faradila Bachmid, S.Pi, CLNP; Sulawesi Utara melalui Dinas Kebudayaan Daerah menerima Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang menetapkan Figura sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia; Peserta Gita Bahana Nusantara dari Sulawesi Utara melalui binaan Dinas Kebudayaan Daerah berhasil memperoleh penghargaan terbaik dan diundang ke Istana Negara untuk membawakan lagu Kebangsaan pada Upacara HUT Kemerdekaan RI; BKN Award Tahun 2018 Tingkat Nasional kategori Instansi Daerah (Provinsi) Terbaik dalam Pengelolaan Kepegawaian. Gubernur Sulawesi Utara menerima Penyerahan hasil penilaian 17 standar LPSE 2014 oleh Direktur pengembangan strategi dan kebijakan pengadaan umum LKPP RI pada rapat koordinasi dan supervise program pemberantasan korupsi terintegrasi KPK RI tanggal 21 Februari 2018; Menerima penghargaan dari LKKP, dalam kategori Peran LPSE Provinsi dalam pembinaan LPSE Kabupaten/Kota; Menerima penghargaan penganugrahan Procrurement Award bagi Provinsi Sulawesi Utara pada untuk 2 Kategori dari 6 kategori, yaitu Komitmen Penerapan Standar LPSE 2014 dan UKPBJ dengan Tingkat kematangan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Terbaik. Meraih Piagam penghargaan atas dukungan dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih – Pemilihan Umum tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara; Semua daya, upaya dan kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat yang ada di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara pun telah dikerahkan maksimal. Begitu banyak sukses dan keberhasilan yang dicapai, namun disadari juga bahwa masih teramat banyak perkejaan yang harus dikerjakan. Hal ini merupakan dinamika dalam setiap proses pembangunan, tetapi yang pasti setiap keberhasilan akan makin memotivasi Kita untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta, dan setiap kegagalan dan kekurangberhasilan akan senantiasa menjadi pembelajaran yang berarti untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang.(*)














