web analytics

Promosikan Jabatan, Pemprov Kedepankan Merit Sistem dan Prestasi

Promosikan Jabatan, Pemprov Kedepankan Merit Sistem dan Prestasi

Manado, SULUTREVIEW

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw menegaskan bahwa dalam tahapan promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) berpatokan pada Merit Sistem, yakni mempercayakan kinerja atas dasar prestasi dan kemampuan bukan koneksi. Apalagi like or dislike.

“Loyalitas dan dedikasi, integritas dan prestasi. Koordinasi berjenjang mutlak. Pendekatan kepegawaian adalah Merit sistem. Artinya siapa yang berprestasi akan diberikan jabatan dan pendidikan. Gak ada istilah gosok-menggosok. Ini bukan jamannya. Kita akan pantau kinerja. Nanti dengan adanya command center akan ada penilaian baik SKPD dan kinerja sesuai tupoksinya,” tegas Kandouw, saat melantik Pejabat Fungsional Tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah Sulawesi Utara di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur pada Kamis (7/2/2019).

Di hadapan 287 pejabat fungsional yang diambil sumpah/janji tersebut, Wagub Kandouw mengingatkan akan pentingnya koordinasi dengan tetap menjunjung etika.

Wagub Sulut, Steven Kandouw.

“Anda dilantik sebagai PNS di Pemprov, bukan dilingkungan  perusahaan keluarga anda. Olehnya, loyalitas sudah jelas dan harus tegak lurus atasnya jelas hirarki koordinasi  harus jalan  bagi ASN dan THL bekerja secara maksimal serta selalu berkoordinas dan loyal terhadap atasan” kata Kandouw.

Lebih jauh Kandouw menyebutkan bahwa tahun lalu ada sekitar seratus lebih ASN yang bermasalah dengan hukum.

” Tahun ini saya tidak mau lihat dan dengar ASN bermasalah dengan hukum kalau bermasalah akan berhadapan langsung dengan aparat penegak hukum” tegas Kandouw.

Kandouw juga mengatakan agar ASN berprestasi. “Tupoksi sudah jelas  bapak Gubernur ingin supaya ada parameter yang jelas tupoksi masing- masing semua harus empiris atau bisa dinilai.

“Jangan mentang-mentang punya keluarga atau kenal kepala SKPD sehingga kinerja tak maksimal , semua harus berprestasi,”ujar Kandouw sembari berharap agar semua PNS dan THL meningkatkan prestasi. Sebab, dalam penilaian kinerja, Pemprov Sulut menggunakan sistem reward dan punishment.

“Yang berprestasi akan diberikan reward atau penghargaan. Sedangkan yang tidak, akan dievaluasi kinerjanya,” ungkap Kandouw.

Sementara itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menuturkan bahwa, pengambilan sumpah bagi tenaga fungsional seperti ini akan dilakukan tiap beberapa bulan.

“Tiap beberapa bulan akan ada lagi. Kalau tadi yang paling banyak guru, perawat, auditor dan tenaga fungsional lainnya,” singkatnya.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply